Media Center, Senin ( 27/02 ) Pelaksanaan program Baca Tulis al-Quran (BTQ) dan program Wajib Diniyah di Sumenep dimulai tahun ini. Hanya khusus wajib diniyah sasarannya baru kawasan Kecamatan Kota. Sedang untuk BTQ di seluruh kawasan Kabupaten Sumenep.
Hal itu diungkapkan Kabid Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Sumenep, Drs Fajarisman, MH.
“Untuk Wajib Diniyah setiap Senin dan Rabu selama dua jam,”kata Fajarisman.
Dijelaskan Fajarisman, materi diniyah meliputi al-Quran, hadits, aqidah akhlaq, fiqh dan sejarah keislaman. Meski begitu, penerapan wajib diniyah ini disebut Fajarisman tidak merecoki siswa yang selama ini sudah sekolah diniyah di luar.
“Ini kan untuk menumbuhkan semangat belajar Islami. Sekolah umum diimbangi dengan pelajaran Islami, sehingga makin sejuk. Anak-anak makin sejuk. Sehingga menekan angka kenakalan pelajar,” imbuhnya.
Penerapan kedua program yang dipayungi peraturan bupati Nomor 15 tahun 2016 dan Peraturan Bupati Nomor 188 tahun 2016 itu merupakan bagian dari 9 janji politik pendidikan berbasis pesantren.
“Di Jawa Timur ada 3 Kabupaten yang melaksanakan, yakni Sumenep, Pasuruan dan Sidoarjo,” tutupnya. ( M. Farhan, Esha )