Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-02-2009
  • 380 Kali

Program Keaksaraan Fungsional Masih Relatif Rendah

News Room, Senin ( 09/02 ) Pelaksanaan program Keaksaraan Fungsional (KF), dari sisi kwantitas, hingga saat ini belum memuaskan, pasalnya, dari hasil pelaksanannya se Jawa Timur masih relatif rendah. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si mengatakan, yang menyebabkan rendahnya kwantitas program KF itu salah satu faktornya adalah kesadaran masyarakat yang mengikuti program tersebut, sebab masyarakat peserta program KF tersebut yang rata-rata kurang merespon kegiatan belajarnya. Masyarakat peserta program KF menilai, mengikuti program tersebut kurang memberi manfaat, sehingga tidak memiliki kemauan berusaha untuk mengembangkannya. ’Ini yang menjadi persoalan, sebab peserta program KF, khsususnya mereka yang berusia diatas 40 tahun menganggap tidak ada gunanya. Tapi yang jelas, hal ini juga merupakan tantangan bagi pemerintah, untuk meningkatkan dan munyukseskan program pembangunan pendidikan masyarakat,” tegasnya. H. Moh. Rais menyatakan, upaya meningkatkan mutu dan kwantitas program KF akan semakin meningkatkan kerjasama dengan berbagai lembaga dan organisasi kemasyarakatan, diantranya, Fatayat NU, Muslimat NU, Bhayangkari dan Persit Kartika Chandra Kirana. Lembaga dan organisasi masyarakat tersebut sebagai penyelanggara di tingkat Desa yang akan memberikan pendidikan baca dan tulis pada masyarakat. H. Moh. Rais menuturkan, pihaknya optimis, dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat akan meningkatkan mutu dan kwantitas Keaksaraan Fungsional. Hanya saja, pihaknya juga berharap keterlibatan masyarakat untuk mendukung program pemerintah tersebut. ( Yasik, Esha )