Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-06-2005
  • 580 Kali

PROGRAM PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN SOSIAL HARUS BERORIENTASI PADA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN LANSIA

Sumenep-Infokom News Room : Sebagai implementasi Undang-undang Nomor 13 Tahun 1998, maka program atau kegiatan pembangunan kesejahteraan sosial harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan Lansia, demikian antara lain ditegaskan Bupati Sumenep, Drs. Endro Siswantoro, M.Si saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional, Rabu (08/06), di halaman Kantor Bupati Sumenep. Dikatakan, keberadaan Lanjut Usia di Sumenep semakin meningkat kiprah dan peranannya, hal itu terbukti program kerja Yayasan Gerontology Abiyoso dari tahun ketahun mengalami peningkatan, baik kualitas maupun kuantitasnya. Menurut Bupati Endro Siswantoro, untuk mendukung program kerja Lansia, Yayasan Gerontologi Abiyoso telah memperoleh bantuan dana dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, melalui Dinas Instansi terkait guna memacu kiprah dan peranannya yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan Lansia, sesuai dengan tema Peringatan Hari Lansia tahun ini “Lanjut Usia Yang Bahagia Dan Sejahtera�. Untuk itu Bupati Sumenep mengharapkan, keberadaan Lansia dapat diberdayakan dan ikut serta berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan Pembangunan, sehingga keberadaannya benar-benar dapat berdaya guna dan berhasil guna, yang pada akhirnya kesejahteraan Lansia dapat terwadahi dengan baik. Disisi lain Bupati Sumenep juga menyinggung tentang pelaksanaan Pilkada secara langsung yang telah berada pada hitungan hari, yaitu tanggal 20 Juni 2005, serta penyelenggaran MTQ XXI Tingkat Propinsi Jawa Timur di Kabupaten Sumenep awal Juli 2005 mendatang. Ia berharap agar semua pihak senantiasa memelihara suasana yang kondusif, karena pengalaman selama ini menunjukkan bahwa disaat menghadapi pesta demokrasi terjadi peningkatan suhu politik. Oleh karena itu Bupati minta, agar Pilkada secara langsung tersebut disikapi secara dewasa, arif dan bijaksana, demokratis dan akhalakul karimah. Sebab pada hakekatnya Pilkada secara langsung itu merupakan kesadaran setiap warga negara, khususnya masyarakat Kabupaten Sumenep untuk dapat menggunakan hak pilihnya, tanpa adanya unsur paksaan, intervensi, tekanan serta intimidasi dari pihak/kelompok maupun golongan tertentu. Menurut Bupati yang juga perlu dipahami, bahwa Pemerintah hanya sebagai fasilitator agar tahapan Pilkada dapat berjalan kondusif, lancar, aman dan sukes. Untuk itu ditekankan agar PNS bersikap netral pada pelaksanaan Pilkada mendatang. Bertindak sebagai Komandan Upacara, Drs. Syaiful Bahri dari Dinas Kesejahteraan Sosial Kabupaten Sumenep. Seusai upacara, Bupati Sumenep menyerahkan hadiah Trophy, Sertifikat dan 6 stel seragam batik kepada pemenang lomba Karang Werda berprestasi Tingkat Kabupaten, masing-masing Juara I Karang Werda Desa Baban Kecamatan Gapura, Juara II Desa Banasare Kecamatan Rubaru, Juara III Desa Bluto Kecamatan Bluto. Disamping itu juga diserahkan bantuan secara simbolis seperangkat peralatan Posyandu Lansia berupa timbangan berat dan tinggi badan, serta kartu Lansia kepada Karang Werda Desa Bluto Kecamatan Bluto. Hadir pada upacara tersebut Ketua DPRD, anggota Muspida dan Ketua Penegadilan Negeri, Sekretaris Daerah dan para Assisten Sekda, para Kepala Dinas Instansi / Kantor / Bagian dan Camat se Kabupaten Sumenep, serta Pengurus dan anggota PWRI, PEPABRI, Gerontologi, DHD 45 dan LVRI, serta anggota KORPRI dan undangan lainnya. ( Im, Esha )