News Room, Selasa (16/09) Meskipun arus mudik lebaran menuju kepulauan Sapudi-Jangkar, yang dilayani PT. Dharma Lautan Utama (DLU) Kalianget, diperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang, ternyata tidak membuat PT. DLU harus menambah armadanya. Padahal, jauh sebelumnya Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep sudah meminta PT. DLU, agar menambah 1 unit armadanya untuk mengantisipasi kenaikan penumpang menjelang Hari Raya Idul Fitri 1429 Hijriyah. Direktur PT. DLU Kalianget, Wiweko Agung Wicaksono, mengaku, jika penambahan armada itu dinilai tidak relevan. Sebab, selama ini PT. DLU masih mampu mengangkut penumpang yang akan menuju ke pulau Sapudi maupun ke Jangkar (Situbondo). “Kami rasa menghadapi lonjakan penumpang nanti, tidak perlu menambah armada. Tapi, kami akan menambah trip pelayaran,†terangnya. Ia menjelaskan, penambahan trip pelayaran itu, berupa penambahan volume angkutan, yang biasanya hanya melayani satu kali pemberangkatan, tapi pihaknya akan berupaya melayani pelayaran selama 2 x sehari, dengan memaksimalkan pelayaran KMP Manila. “Untuk penumpang saat ini masih terlihat sepi. Setiap kali berangkat tidak sampai 50 orang,â€Âkata Wiweko, kepada sejumlah wartawan di kantornya, Jalan Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Selasa (16/09/). Wiweko memprediksi, arus mudik Kalianget menuju Jangkar maupun sebaliknya yang dilayani KMP Manila akan terasa pada H-2 mendatang. Diperkirakan, setiap kali berangkat akan mencapai 210 orang. Sedangkan kapasitas KMP Manila 183 orang dan ada dispensasi tambahan hingga 20 persen. “Kami memang beri dispensasi angkutan pada lebaran nanti hingga 20 persen,†ujarnya. ( Nita, Esha )