News Room, Sabtu ( 05/02 ) Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, yang pertama kali melihat langsung dan membuka lomba kerapa sapi se Madura, di Sumenep, persembahan Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke 38, menganggap sesuatu hal yang unik. “Terus terang saya baru pertama kali membuka lomba kerapan sapi. Kegiatan ini sungguh unik, saya baru tahu tadi sebelum dibuka, mereka sudah bisa memilih mau menang atau kalah, dan mau ditempatkan diposisi kanan atau kiri,”kata Puan Maharani, pada wartawan dilapangan Kecamatan Bluto, Sabtu (05/02). Menurutnya, kerapan sapi ini perlu diberdayakan sebagai budaya Madura, khususnya Sumenep. “Kami sangat senang dengan kerapan sapi tersebut. Beda sih dan unik,”ujarnya menambahkan. Sementara, Ketua Panitia Penyelenggara Lomba Kerapan Sapi se Madura, Dekky Purwanto mengungkapkan, kegiatan ini untuk memeriahkan HUT PDIP ke 38, yang diikuti 36 pasang sapi, dengan memperebutkan 2 unit mobil dan 4 sepeda motor. “PDIP Sumenep sengaja menggelar kerapan sapi, ketika merayakan HUT ke 38, sebagai upaya ikut andil melestarikan budaya satu-satunya di Madura, yakni kerapan sapi. Kedepan, kami berencana lomba kerapan sapi ini akan dijadikan kegiatan rutin atau tahunan ketika perayaan HUT PDIP,”ungkapnya. Usai membuka lomba kerapan sapi, Puan Maharani bersama rombongan, yang juga didampingi Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Sirmadji, dan anggota Fraksi PDIP DPR-RI asal Madura, MH. Said Abdullah, beserta jajaran pengurus DPP, DPD Jatim maupun DPC PDIP Sumenep, melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Pamekasan, untuk menghadiri puncak peringatan HUT PDIP ke 38. ( Nita, Esha )