News Room, Selasa ( 14/09 ) Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep memusatkan rangkaian kegiatan Pesta Hari Raya Ketupat di obyek wisata Pantai Slopeng Kecamatan Dasuk. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. H. Moh. Nasir, MM mengatakan, berdasarkan hasil keputusan Tim Pemerintah Kabupeten Sumenep memutuskan untuk obyek wisata pusat serangkaian kegiatan Hari Raya Ketupat, yakni di Pantai Slopeng Kecamatan Dasuk. Kegiatan pesta ketupat di Pantai Slopeng tersebut dijadwalkan pada hari Kamis 16 September 2010 besok, sedangkan yang menjadi pengelola kegiatan pesta ketupat di Pantai Slopeng itu dilakukan oleh warga masyarakat setempat yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). ”Kegiatan hiburan pesta Hari Raya Ketupat di Pantai Slopeng diantaranya pentas musik, jaran serek, mainan anak-anak, perahu, tari-tarian tradisional, termasuk permianan tradisonal, yakni lomba ayam sapsap dan lomba ojung,”tegasnya. H. Moh. Nasir menyatakan, pihaknya tidak memusatkan obyek wisata pesta ketupat di Pantai Lombang, sebab pantai itu masih ada masalah dengan warga masyarakat setempat, sehingga kegiatan pesta ketupat tidak boleh dikelola oleh pihak manapun. Bahkan warga masyarakat yang ingin berkunjung ke Pantai Lombang selama lebaran dibebasakan dari biaya apapun. Penggratisan wisatawan masuk ke Pantai Lombang juga merupakan hasil kesepakatan dari Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) setempat. ”Tidak ada pemberlakuan tiket masuk bagi wisatawan yang akan mengunjungi Pantai Lombang, bisa masuk secara gratis. Hanya saja, meski Pantai Lombang tidak ditangani pihak manapun untuk mengelola obyek wisata itu, namun terkait dengan keamanan pengunjung tetap mendapat pengawasan dari aparat kepolisian dan pihak terkait lainnya. Itu dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung Pantai Lombang,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )