Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-05-2026
  • 214 Kali

Puskesmas Pamolokan Lakukan Skrining Tuberkulosis di Desa Paberasan

Media Center, Kamis ( 07/05 ) Sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Sumenep, Puskesmas Pamolokan terus gencarkan skrining sistematis. Seperti halnya yang dilakukan di Balai Desa Paberasan, Kecamatan Kota, Kamis (07/05/2026).

Kepala Puskesmas Pamolokan drg. Novia Sri Wahyuni, mengungkapkan, skrining sistematis ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini tuberkulosis di tengah masyarakat.

“Kami tugaskan sejumlah tenaga kesehatan dari Puskesmas Pamolokan dibantu kader kesehatan desa agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan maksimal,” ungkapnya.

Dikatakan, keterlibatan tenaga kesehatan dalam jumlah cukup menjadi langkah penting, agar pemeriksaan dapat dilakukan lebih cepat, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya TBC.

“Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang harus ditangani sejak dini. Karena itu, kami terus mendorong masyarakat untuk tidak takut melakukan pemeriksaan apabila mengalami gejala yang mengarah pada TBC," tandasnya.

Kegiatan yang dipimpin langsung dr. Ima ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Dari total 148 undangan yang telah disebarkan kepada warga sesuai domisili masing-masing, sebanyak 131 orang hadir mengikuti pemeriksaan kesehatan.

Untuk menghindari antrean panjang, pelaksanaan pemeriksaan dibagi berdasarkan jadwal kedatangan peserta per jam. Langkah itu membuat proses pelayanan berjalan tertib, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.

Sementara Kepala Desa Paberasan melalui Sekretaris Desa Hairul Anwar menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan skrining yang dinilai sangat membantu masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Puskesmas Pamolokan dan seluruh tenaga kesehatan yang telah melaksanakan kegiatan ini. Warga sangat terbantu, karena bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara langsung di desa,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, kegiatan serupa terus dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit menular.

“Di samping pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai gejala TBC, pola penularan, serta pentingnya menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. ( Ren, Fer )