News Room, Kamis ( 02/07 ) Momentum puasa Ramadhan diharapkan dapat menjadikan introspeksi diri bagi kaum muslim yang melaksanakan ibadah puasa wajib ini. Sebab, disamping melaksanakan ibadah puasa, banyak hal yang perlu untuk dijadikan sebuah pelajaran dalam memperbaiki diri, seperti halnya berbagai manfaat puasa untuk kesehatan tubuh dan sebagainya.
Hal tersebut diungkapkan Azam Khan, SH, salah seorang pendiri lembaga Pencegahan Penyalahgunaan Obat-obatan Terlarang (P2NOT) kepada News Room, Kamis (02/07).
Menurutnya, momentum puasa bisa dijadikan introspeksi untuk memperbaiki diri dari pengaruh jahat, minuman keras, obat-obatan terlarang seperti narkoba dan sebagainya. Sehingga, ketika benteng diri untuk sehat sudah kuat, maka akan kuat pula untuk melawan berbagai bentuk maksiat.
“Jadi momentum puasa ini sangat penting untuk membentengi diri dari perilaku negatif seperti penyalah gunaan obat-obatan terlarang dan sejenisnya.”ungkapnya.
Karena itu, menurut Azam, untuk memerangi pengedaran obat-obatan terlarang yang sangat membahayakan diri manusia, harus diawali dengan membentengi diri dari pengaruh negatif lainnya. Misalnya dengan menjauhi rokok, karena penggunaan obat-obatan terlarang kadang awalnya karena kebiasaan merokok.
Dan itu banyak kejadian seperti itu khususnya di kota-kota besar anak muda terjerembab ke jurang maksiat dan obat-obatan terlarang karena, sejak muda telah biasa dengan rokok. Dan pada akhirnya terlena untuk mencoba berbagai alat hisap lainnya, seperti ganja, morfin dan sebagainya.
“Selain terus memberikan penyadaran kepada generasi muda tentang bahaya obat-obatan terlarang. Di bulan Ramadhan ini kami juga akan melakukan pendekatan sosial dengan membagikan takjil dalam rangka ngabuburit untuk jauhi narkoba.”tambahnya. ( Ren, Esha )