Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-10-2008
  • 515 Kali

Rekening Listrik Naik Drastis, Warga Desa Dapenda Ngluruk PLN

News Room, Selasa ( 21/10 ) Sekitar 50 pelanggan PLN dari Desa Dapenda Kecamatan Batang-Batang Selasa (21/10) siang ngluruk ke kantor PT. PLN (Persero) UPJ Sumenep yang ada di Jl. Urip Sumiharjo Sumenep. Kedatangan warga tersebut, karena rekening pembayaran untuk bulan ini ternyata cukup besar dan naik drastis hingga ada yang mencapai 500 persen lebih dari pembayaran setiap bulan sebelumnya. Salah seorang warga yang menjadi juru bicara masyarakat Desa Dapenda, H.Muhammad Fathurrahman kepada sejumlah wartawan mengaku, kedatangannya ke PLN untuk mempertanyakan pembayaran rekening listrik yang kenaikannya cukup besar setelah dilakukan penggantian meteran oleh pihak PLN. “Ini jelas-jelas merugikan pelanggan. Sebelum meteran diganti masyarakat yang biasanya hanya membayar Rp.20 ribu hingga Rp.300 ribu setiap bulannya, setelah diganti ternyata bulan pertama penggantian langsung naik Rp.100 ribu lebih. Padahal akhir-akhir ini setiap harinya PLN di Desanya sering mati.”Ujar Fathorrahman sambil menunjukkan beberapa rekening pelanggan PLN Desa Dapenda. Fathorrahman mengaku tidak habis pikir dengan pola permainan PLN. Kalau memang benar-benar penggantian meteran itu tidak dipermaiankan, tagihan tekening tidak harus sebesar itu. Pihaknya bersama pelanggan yang lain akan mempertanyakan langsung ke pimpinan PLN di Sumenep, sebab dibeberapa daerah sepertinya ada penyelesaian ketika komplain ke pimpinannya langsung. Setelah menunggu beberapa saat di Mushollah Kantor PLN, hanya seorang yang di persilahkan masuk ke ruang pimpinan PLN, sementara yang lain hanya tetap bertahan di Mushollah. Ketika beberapa wartawan ingin mengikuti jalannya negoisasi bersama salah seorang perwakilan masyarakat pihak pimpinan PLN Sumenep, Abdul Rahman melalui petugas Satpam tidak memperbolehkan wartawan meliput. (Ren, Esha)