News Room, Kamis ( 14/02 ) Setelah sempat tertunda pelaksanaan relokasi stand, kios dan toko di Pasar Anom yang terbakar beberapa waktu lalu, kini pemerinath daerah mulai melakukan pekerjaan pembangunan relokasi tersebut. Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretariat Dearah Kabupaten Sumenep, Ir. H. Djasmo, M.Si mengatakan, pekerjaan relokasi tersebut akan dimulai minggu ini dan pihaknya menargetkan penyelesaian pembangunan kios, stand dan toko tersebut pada tanggal 26 Pebruari mendatang, sehingga pada ke-esokan harinya pedagang bisa menempati bangunan tersebut. Pembangunan kios, stand dan toko yang semula berjumlah 161 unit itu, menyusut menjadi 103 unit, karena pemilik yang memiliki 5 unit hanya meminta 1 atau 2 unit saja di pembangunan relokasi. H. Djasmo mengungkapkan, dengana adanya pengurangan jumlah bangunan, juga akan mengurangi alokasi anggaran dananya, jika sebelumnya anggaran dana mencapai sebesar Rp. 907 juta turun menjadi sebesar Rp. 450 juta. Pembangunan tersebut memerlukan waktu yang sangat cepat, pihaknya melakukan dengan sistem penunjukan yang melibatkan 12 rekanan pelaksana. ( Yasik, Esha )