Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 31-07-2010
  • 533 Kali

Respon Silaturrahmi Dinas Kominfo Dan Pers Kabupaten Blora

News Room, Sabtu ( 31/07 ) Kunjungan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blora bersama sejumlah wartawan lokal dan regional yang ada di Kabupaten perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur itu, disambut positif oleh sejumlah wartawan di Sumenep. Salah satunya diungkapkan wartawan senior RRI Sumenep, H. Iskandar ketika ikut menerima kedatangan tamu dari Kabupaten Blora tersebut. “Saya merasakan kunjungan kerja dan silaturrahmi yang dilakukan Dinas Kominfo Kabupaten Blora yang merupakan mitra para wartawan disana ke Kabupaten Sumenep, khususnya Dinas Kominfo Kabupaten Sumenep, akan memberikan dampak positif bagi perkembangan Kabupaten keduanya,”ujar H. Iskandar. Menurutnya, jika melihat pemaparan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Blora, Drs. Dwi Santoso, sepertinya mereka membidik upaya Pemkab Sumenep yang telah banyak memiliki kemajuan dibidang komunikasi dan informasi, seperti yang dilaksanakan Dinas Kominfo Kabupaten Sumenep. Sebab, di Blora sendiri diakui meskipun Diskominfo merupakan Dinas, namun kantornya saja masih nebeng dengan Sekretariat Pemkab Blora. Sementara di Sumenep disamping memiliki kantor sendiri lengkap dengan fasilitas aula dan sebagainya, juga banyak memiliki fasilitas media informasi, seperti G-online, News Room, Tabloid, Radio dan sebagainya. Hal yang sama juga diungkapkan salah seorang wartawan Bidik Nasional terbitan Surabaya, Herman Basuki, SH. Menurutnya, meskipun Kabupaten Sumenep menjadi sasaran study banding dari Kabupaten Blora yang kemungkinan dari sisi fasilitas dan sarana lebih maju di Sumenep, namun Dinas Kominfo Kabupaten Sumenep juga perlu melakukan hal sama, meskipun tidak ke Kabupaten Blora, namun bisa ke daerah lain yang dapat menjadi inspirasi kemajuan, khususnya di bidang komunikasi dan informasi. “Tiap daerah tentu memiliki kemajuan dan kekurangan yang berbeda, yang jelas apa yang positif di daerah tersebut dapat diupayakan di daerahnya dan begitu sebaliknya,”ujar Herman. Kalaupun mungkin akan melakukan kunjungan balasan ke Kabupaten Blora misalnya, tetap tidak bisa dipandang sebelah mata, berarti kita mundur kebelakang. Namun, jelas ada sisi positif yang ada disana dan bisa digali dan dikembangkan di Sumenep. Sebab, tegas pria bongsor ini, informasi bermanfaat tidak hanya bergantung dengan fasilitas informasi yang ada. Namun, bagaimana menggali informasi soal kemajuan di daerah tersebut, sehingga dapat menjadi pertimbangan kebijakan di daerah. “Misalnya, di Kabupaten Blora dalam beberapa tahun terakhir ini sarat dengan perkembangan informasi yang terkait dengan Block Cepu, yang merupakan kekayaan besar yang terpendam di daerah tersebut, yang diprediksi akan mendatangkan PAD trilyunan rupiah kepada Pemerintah Daerah setempat,”ujar Herman. Dan, masih banyak potensi dan hal-hal berbeda diberbagai daerah yang dapat diakses untuk menjadi pertimbangan kebijakan di daerah lain, yang kemungkinan juga memiliki potensi yang sama bahkan lebih, namun belum bisa mengembangkan dengan maksimal. Bahkan, wartawan akan menjadi saksi mata dan bisa menuangkan melalui berita berbagai perkembangan pembangunan di daerah tersebut, meskipun mungkin sudah pernah ditulis wartawan di daerah tersebut. Namun, akan menjadi lebih obyektif ketika justru orang luar yang menilai. ( Ren, Esha )