Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-01-2015
  • 485 Kali

Ribuan Nelayan Di Masalembu Enggan Melaut

News Room, Senin ( 19/01 ) Ribuan nelayan di perairan Masalembu enggan melaut, akibat cuaca ekstrem yang sudah melanda hampir selama 2 pekan terakhir ini.

Menurut salah satu anggota Tagana Masalembu, Saiful Bahri, ketakutan para nelayan semakin tinggi untuk melaut, setelah pekan kemarin ditemukan perahu jenis porsein cantrang yang terbalik sekitar 10 mil dari Pulau Karamian, Kecamatan Masalembu. Saat ditemukan, ABK perahu tersebut sudah tidak ada.

"Entah selamat atau tidak ABK-nya. Biasanya ABK porsein cantrang itu sekitar 15 hingga 25 orang. Kalau porsein cantrang saja bisa dihempas ombak, apalagi perahu rakyat ? Porsein cantrang itu tonasenya 40 hingga 60 GT. Makanya nelayan memilih tak melaut,"katanya.

Selain perahu terbalik, lanjut Saiful, beberapa hari lalu nelayan setempat juga menemukan 4 mayat terapung di Perairan Masalembu. Namun mayat tersebut hanyut terseret ombak.

"Untuk mengisi kekosongan waktu sambil menungggu cuaca membaik, para nelayan memperbaiki jaring yang rusak. Kemudian memindahkan perahunya dengan ditambatkan di tempat berlindung yang aman, supaya tidak hanyut terseret ombak," terangnya.

Berdasarkan perkiraan BMKG Sumenep, tinggi gelombang untuk perairan Masalembu mencapai 1,3 hingga 3 meter. Kemudian untuk perairan Kangean sekitar 0,8 hingga 2,5 meter. Dan untuk Selat Madura, ketinggian ombak berkisar 0,5 hingga 2 meter. Sedangkan kecepatan angin berkisar antara 5 hingga 45 kilometer/jam. ( Nita, Esha )