Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-05-2011
  • 314 Kali

Sadarkan Orang Tua Dan Siswa Tentang Pentingnya Pendidikan

News Room, Rabu ( 04/05 ) Sebanyak 7 siswa di SMP Negeri 1 Sapeken yang tidak mengikuti Ujian Nasional (Unas) kemarin, ternyata betul-betul merupakan siswa yang memang sudah berhenti, 4 siswa dan 3 siswi diantaranya ditemukan pindah ke MTs yang ada di Sapeken sendiri. Meskipun ke 7 siswa tersebut masuk sebagai daftar peserta Unas di SMP Negeri 1 Sapeken. Hal tersebut ditegaskan Kepala SMP Negeri 1 Sapeken, Agus Sunaryono, S.Pd kepada wartawan tadi siang, Rabu (04/05). Menurutnya, dari 102 siswa kelas IX yang mengikuti Unas sebanyak 95 siswa. Dan pihak sekolah sudah melakukan kroscek langsung ke rumah siswa yang tidak mengikuti Unas, ternyata hasilnya seperti itu. “Sebab, meskipun ada seorang sempat terlambat mengikuti Unas, namun ketika dijemput kerumahnya oleh guru, ternyata yang bersangkutan bangun kesiangan karena hujan lebat dan cuaca seperti masih pagi,”terangnya. Namun, meskipun agak terlambat siswa tersebut tetap ikut Unas. Sebab, kondisi seperti itu memang kadang terjadi, sehingga pihak sekolah harus memberikan kebijakan dan dengan telaten melakukan jemput bola. Langkah-langkah pendekatan kepada orang tua siswa juga harus sering dilakukan, karena terkadang ada siswa yang kawin di usia muda, meskipun tinggal beberapa bulan akan mengikuti Unas. Bahkan, kadung sudah bisa bekerja mencari uang dengan melaut dan sebagainya, mereka malas kembali lagi untuk sekolah.sebagian memang ada yang bisa diselamatkan, namun sebagian terpaksa tidak bisa karena sudah tidak mau lagi untuk sekolah. Padahal jelas Agus sekolah betul-betul memberlakukan sekolah gratis bagi siswa, bahkan dari sisa dana BOS sekolah mengambil kebijkana untuk memberi bantuan alat tulis agar sedikit mengurangi beban orang tua khususnya yang kurang mampu. “Mudah-mudahan pelan-pelan orang tua dan siswa akan menyadari pentingnya pendidikan bagi mereka sendiri,”pungkasnya. ( Ren, Esha )