Media Center, Selasa ( 04/06 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Gema Takbir menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriyah.
Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si memimpin langsung Gema Takbir itu yang ditandai dengan pemukulan beduk bersama Wakil Bupati Achmad Fauzi, SH, MH, dan rebana oleh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di depan Masjid Jamik, Selasa (04/06/2019).
“Idul Fitri adalah hari kemenangan besar yang mengembalikan kita (umat muslim) kepada kesucian atau fitrahnya, karena merupakan manifestasi kebahagiaan atas kemenangan besar yang kita peroleh setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan selama satu bulan penuh,” kata Bupati dalam sambutannya.
Ia menyatakan, seorang muslim yang kembali kepada fitrahnya memiliki tanda-tanda diantaranya hamba Allah yang selalu taat dan patuh kepada perintah-Nya.
“Untuk itu, ketika kita kembali ke kesucian diharapkan selalu berbuat dan berkata benar serta senantiasa memupuk rasa kemanusiaan dengan memanusiakan manusia, memuliakan dan menghormati manusia,” tutur suami Nurfitriana ini.
Pada Kesempatan itu, Syekh Salem Hasan Abdo Samlah dari Yaman mengumandangkan takbir diikuti oleh warga yang hadir untuk menyemarakkan Gema Takbir sambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah yang digagas Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Bupati menyampaikan, Hari Raya Idul Fitri yang suci ini, mampu menyatukan niat tulus ikhlas dalam sanubari, menghilangkan rasa benci, dengki, iri hati, dendam, sombong dan rasa bangga dengan apa yang dimiliki hari ini.
“Di hari Raya Idul Fitri ini, mari kita mengganti rasa itu dengan rasa kasih sayang dan rasa persaudaraan dengan bersilaturrahim,” pungkasnya. ( Yasik, Fer )