News Room, Jumat ( 30/03 ) Angka penderita demam berdarah di Kabupaten Sumenep yang terjadi sejak bulan Januari hingga Maret menelan korban jiwa. Data yang tercatat Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep dari ratusan orang penderita demam berdarah diantaranya 1 orang meninggal dunia. Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Drs. Sukirman, M.Si, Jumat (30/03) mengatakan, angka penderita demam berdarah sejak bulan Januari hingga Maret ini mencapai 103 orang di 51 Desa yang tersebar di 17 Kecamatan dari 27 Kecamatan se Kabupaten Sumenep. Dari angka 103 orang penderita demam berdarah diantaranya satu orang penderita meninggal dunia, yang terjadi pada kasus demam berdarah bulan Februari lalu. “Satu orang penderita yang meninggal bulan Februari lalu, merupakan salah satu warga Desa Ketawang Parebbaan Kecamatan Ganding.”tegasnya Sukirman menyatakan data yang tercatat sebanyak 103 penderita demam berdarah rinciannya, pada bulan Januari sebanyak 54 penderita, Februari 36 penderita dan bulan Maret sebanyak 13 penderita. Pihaknya hingga saat ini sudah melakukan pengasapan di 40 titik fokus yang terdeteksi ada warga menderita demam berdarah, namun pihaknya tetap meminta masyarakat tidak hanya mengandalkan pengasapan untuk pemberantasan nyamuk demam berdarah, namun harus menjaga kebersihan lingkungan dengan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). ”Salah satu cara yang paling efektif untuk membasmi nyamuk demam berdarah melalui PSN, karena pengasapan hanya membunuh nyamuk dewasa saja, tapi kalau dengan PSN bisa membunuh nyamuk hingga ke jentik dan sarangnya.”ungkapnya. ( Yasik, Fery )