News Room, Sabtu ( 03/12 ) Demi melancarkan proses pengungkapan kasus di Kecamatan/Pulau Raas, baik dugaan pemerkosaan dan pembunuhan yang menyebabkan korban Zainatun (35), warga Desa Gowa-Gowa, Kecamatan/Pulau Raas, meninggal dunia, serta tewasnya salah seorang pelaku Dedy Ersan, warga setempat, di kantor Polsek Raas, membuat Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur, menyiagakan 1 unit helikopter di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Sumenep. “Pimpinan kami di Polda Jatim, menyatakan bahwa kasus di Pulau Raas, Sumenep ini menjadi atensi, dan harus ditangani secara cepat, agar tidak meluas. Makanya, kami mengundang Tim Forensik guna melakukan otopsi terhadap tahanan yang meninggal di Kantor Polres Raas, serta korban pemerkosaan dan pembunuhannya,”kata Kapolres Sumenep, AKBP Dirin, Sabtu (03/12). Kapolres mengungkapkan, helikopter tersebut disiagakan di Polres Sumenep, sejak Sabtu (03/12) ini. “Nah, dengan adanya bantuan helikopter ini, kami sangat bersyukur karena bisa mempercepat penanganan kasus tersebut. Sebab, jarak tempuh ke Pulau Raas kalau menggunakan perahu memakan waktu sekitar 4 jam, ditambah 3 jam menuju tempat kejadian perkara, yakni di Desa/Pulau Gowa-Gowa, Kecamatan/Pulau Raas,”terangnya. Keberadaan helikopter yang di BKO-kan ke Polres Sumenep, kata Kapolres, sampai batas waktu yang tidak diperlukan. “Helikopter ini akan terus berada di Polres Sumenep, sampai tidak diperlukan lagi, dalam menangani kasus di Pulau Raas,”ungkapnya. Kasus di Kecamatan/Pulau Raas meliputi pemerkosaan dan pembunuhan, yang menimpa korban Zainatun. Kemudian, kasus tewasnya Dedy Ersan, salah seorang pelaku pemerkosaan dan pembunuhan tersebut, di Kantor Polsek Raas, pada Senin (28/11) malam. ( Nita, Esha )