News Room, Selasa ( 15/04 ) Sebanyak 114 siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Kabupaten Sumenep, dinyatakan tidak ikut Ujian Nasional (Unas) tahun 2014. Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Sumenep, Drs. H. Nurul Hamzah, M.Pd menjelaskan, dari 114 siswa yang tidak ikut Unas itu dikarena 58 diantaranya karena kawin, 2 siswa sakit, 37 siswa mengundurkan diri, 2 siswa meninggal dunia, dan 15 siswa tanpa keterangan. “Jadi, dari 11.634 peserta Unas yang dinyatakan tidak ikut sebanyak 114 siswa. Sekitar 95 persen siswa yang ikut Unas,”kata H. Nurul, Selasa (15/04). Ia mengungkapkan, sebagian besar siswa yang tidak ikut Unas dikarenakan menikah/kawin, mengundurkan diri dan tanpa keterangan. “Untuk yang kawin dan mengundurkan diri, secara otomatis tidak akan bisa ikut Unas termasuk susulan. Tapi, bagi yang tanpa keterangan masih akan dilakukan kroscek, kalau nantinya ada keterangan jelas, ya bisa ikut susulan,”ungkapnya. Nurul menambahkan, peserta yang boleh ikut Unas susulan hanya berlaku bagi siswa yang sakit. “Itu pun masih dilihat kesehatannya. Kalau memungkinkan bisa ikut Unas, ya kita laksanakan Unas di rumah sakit. Kalau tidak, boleh ikut ujian susulan,”terangnya. Berdasarkan ketentuan, Unas susulan akan digelar minggu depan (22-24 April 2014). Seperti diketahui, peserta Ujian Nasional tingkat SMA sederajat di Sumenep sebanyak 11.634 siswa, termasuk peserta kejar paket C, yang terbagi untuk Kecamatan daratan sebanyak 9.619 siswa, dan di Kecamatan kepulauan sebanyak 2.015 siswa. Pelaksanaan Unas tersebut melibatkan 1072 pengawas ruang. ( Nita, Esha )