News Room, Sabtu ( 05/05 ) Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka Surabaya (UPBJJ-UT Surabaya) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep telah melaksanakan uji kompetensi mahasiswa UT Sumenep. Yakni, dengan menguji mereka praktek mengajar langsung di sekolah. Yang salah satunya ujian tersebut berlangsung selama 2 hari di SDN Kolor 2, sejak kemarin yang diikuti sekitar 140 mahasiswa UT. Penanggung jawab wilayah Kelompok Belajar (Pokjar) Mahasiswa UT Kabupaten Sumenep, Adi Suparto mengatakan, dalam upaya meningkatkan mutu mahasiswa UT, kami bersama para guru-guru senior yang berlatar belakang pendidikan dan guru yang sudah lulus uji sertifikasi, terutama para Kepala Sekolah memberikan bantuan atau bimbingan belajar yang bersifat akademik kepada mahasiswa untuk kelancaran proses belajar mandiri. “Hal itu untuk menjadi pemicu dan pemacu kemandirian belajar mahasiswa, berpikir dan berdiskusi serta menjadi pembimbing, fasilitator, dan mediator mahasiswa dalam membangun pengetahuan, nilai, sikap dan keterampilan akademik dan professional secara mandiri,”ujarnya. Dengan memberikan bimbingan dan panduan agar mahasiswa secara mandiri memahami materi mata kuliah, memberikan umpan balik kepada mahasiswa secara tatap muka atau melalui alat komunikasi dan memberikan dukungan serta bimbingan, termasuk memotivasi dan membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan belajarnya. Lebih lanjut Adi Suparto mengatakan, meski baru satu kelas, dibeberapa program yang ada, baik program Pendidikan Dasar (Pendas) maupun Non Pendas, khusus di Kabupaten Sumenep, diantara banyak bidang studi dalam program Non Pendas. Dan sesuai dengan Permendiknas Nomor 25 Tahun 2008, pihaknya sedang mengembangkan Program Non Pendas bidang studi perpustakaan. “Sebab kami lihat di Sumenep, banyak perpustakaan belum dikelola dengan baik. Disamping itu Sumber Daya Manusia (SDM) atau tenaga ahli yang berlatar belakang pendidikan perpustakaan sangat minim,”tambahnya. ( Ren, Esha )