Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-12-2010
  • 370 Kali

Sebanyak 15 Desa Di Sumenep Dilanda Rawan Pangan

News Room, Selasa ( 07/12 ) Sebanyak 15 Desa di Kabupaten Sumenep, ditengah perjalanan tahun 2010 ini dilanda rawan pangan. Berdasarkan data dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumenep, ke 15 Desa tersebut adalah Desa Nyabakan Barat dan Desa Jangkong, yang berada di Kecamatan Batang-batang, Desa Kalebbengan dan Basoka, di Kecamatan Rubaru, Desa Bilapora Timur dan Desa Ganding, Kecamatan Ganding, Desa Sera Barat dan Bumbungan, Kecamatan Bluto, serta Desa Braji dan Desa Gapura Tengah, di Kecamatan Gapura. Kemudian beberapa Desa di daerah pesisir, seperti Desa Slopeng, Kecamatan Dasuk, dan di wilayah kepulauan, seperti di Kecamatan Giligenting, Gayam, Kangayan, dan Sapeken. Staf Bantuan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Kamiluddin menjelaskan, daerah-daerah tersebut sempat mengalami kekurangan bahan pangan karena beberapa hal, diantaranya gagal panen. “Faktor utama rawan pangan di 15 Desa itu dikarenakan gagal panen akibat terjadi musim kemarau panjang pada akhir tahun 2009,”katanya. Untuk daerah-daerah pesisir, kata Kamiluddin, dilanda rawan pangan karena diterpa cuaca buruk, akibatnya warga yang sebagian besar bermata pencarian sebagai nelayan, tidak bisa melaut. “Mereka tidak bisa bekerja, otomatis tidak punya penghasilan. Tapi, kami sudah menyikapi kondisi tersebut, dengan bersiap-siap akan menggelontorkan bantuan pada 15 Desa itu,”ungkapnya. Kamiluddin mengungkapkan, bantuan yang akan diberikan pada 15 Desa untuk per- Kepala Keluarga (KK) tersebut, sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sumenep, yakni berupa beras dan uang lauk pauk per-bulan. “Besaran bantuan tersebut, untuk beras 25 kilogram per-bulan, dan uang lauk pauk sebesar Rp. 120.000,00. Bantuan itu akan diberikan per-KK, dan dalam setiap Desa maksimal ada 20 KK yang kami bantu. Ini menyesuaikan dengan anggaran yang ada,”terangnya menambahkan. Bantuan itu akan secepatnya dikucurkan pada bulan Desember 2010, karena terhitung anggaran tahun 2010. ( Nita, Esha )