News Room, Selasa ( 20/05 ) Kelulusan siswa SMA sederajat di Kabupaten Sumenep, diumumkan secara serentak pasa Selasa (20/05) siang, pukul 12.00 WIB. Sesuai data di Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, tingkat kelulusan siswa SMA tahun 2014 ini mencapai 99,90 persen. Sebanyak 2 siswa SMA Negeri di Kabupaten Sumenep, dinyatakan tidak lulus Ujian Nasional (Unas). Keduanya merupakan siswa SMA Negeri 1 Gapura, dan SMA Negeri Arjasa (Pulau Kangean). Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Achmad Shadik, M.Si menjelaskan, 2 siswa yang tidak lulus Unas tersebut, berada dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, yakni tingkat SMA Negeri. Mereka memang bermasalah, sehingga ketidak lulusannya dalam Unas dianggap wajar. “Kedua siswa SMA yang tidak lulus UN itu memang bermasalah. Untuk satu siswa SMA Negeri 1 Gapura, tidak mengikuti ujian dan terlibat tindak pidana, sehingga terpaksa mengikuti Unas di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sumenep. Sedangkan satu siswa lainnya karena mengundurkan diri H-1 sebelum Unas,"kata H. Shadik, Sumenep, Selasa (20/05). Siswa yang tidak lulus Unas, lanjut H. Shadik, hanya terjadi di SMA saja. Untuk SMK Negeri/Swasta lulus 100 persen. “Jumlah peserta Unas di tingkat SMA Negeri/Swasta sebanyak 4.116, yang lulus 4.114 siswa. 2 siswa tidak lulus. Jadi siswa Unas SMA yang lulus mencapai 99,90 persen,"terangnya. Sementara peserta Unas tingkat SMK Negeri/swasta lulus 100 persen, yakni 1.016 siswa, yang lulus semua (100 persen). Dan, siswa SMA LB juga lulus 100 persen sebanyak 1 peserta. “Untuk 2 siswa yang tidak lulus itu, bisa ikut ujian susulan di Kejar Paket C, yang dijadwalkan pada Agustus mendatang,"ungkapnya. Bahkan, siswa Unas di tingkat MA Negeri/Swasta di Sumenep juga lulus 100 persen dengan jumlah 3.326 siswa. ( Nita, Esha )