News Room, Senin ( 04/08 ) Sebanyak 300 Kepala Sekolah Dasar, SMP, SMA dan SMK mengikuti Bimbingan Teknis (Bintek) Peningkatan Profesionalisme Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah, selama 3 hari, sejak tanggal 4 hingga 6 Agustus 2008 di Kampus STKIP PGRI Sumenep. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si disela-sela pembukaan Bintek tersebut di Gedung Ki Hajar Dewantoro Sumenep, Senin pagi (04/08) mengatakan, tujuan pelaksanaan Bintek tersebut demi meningkatkan mutu pendidikan, khususnya bagi Pengawas dan Kepala Sekolah sebagai ujung tombak pendidikan, sebab dari tahun ke tahun tantangan dunia pendidikan semakin berat. Pihaknya menggelar pelatihan dan pendidikan setiap tahun ini bukan berarti tenaga pendidik selama ini tidak profesional, melainkan pelaksanaan Bintek tersebut merupakan salah satu bagian tuntutan dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. ''Pembangunan pendidikan dengan yang lain sangat berbeda , jika dunia pendidikan selalu dinamis seiring kemajuan teknologi, sehingga bagaimanapun juga perlu pelaksanaan bimbingan teknis secara berkelanjutan, agar dunia pendidikan tidak mengalami statis,"katanya. H. Moh. Rais menyatakan, dengan digelarnya Bintek tersebut akan melahirkan tenaga pendidik yang memiliki kemampuan diatas rata-rata, dan mampu berbicara di tingkat propinnsi dan nasional. Ditempat yang sama, Ketua Dewan Pendidikan Sumenep (DPS), KH. Ilyasi Siraj, M.Ag mengungkapkan, setiap pelaksanaan Bintek dan pelatihan harus ada evaluasi out put raihan peningkatan kompetensi dalam proses pelaksanannya. Pihaknya menilai pelaksanaan Bintek dan pelatihan tidak kesemuanya peserta bisa merealisasikan, hasil Bintek dan pelatihan baik dari sisi menejerial dan perubahan prilaku layanan. "Selian itu yang terpenting, Dinas Pendidikan harus memberikan reward terhadap Pengawas dan Kepala Sekolah yang telah menunjukkan prestasi agar memotivasi tenaga pendidik yang lain,"ungkapnya. Sementara itu, 300 peserta Bintek ini terdiri dari Kepala Sekolah Dasar sebanyak 115 orang, SMP 77 orang, SMA 41 orang, SMK 2 orang dan Pengawas TK-SD sebanyak 60 orang. ( Yasik, Esha )