News Room, Senin ( 30/11 Empat ribu ton lebih beras untuk rakyat miskin (raskin), yang masih ngendon di gudang Dolog Sumenep, terancam hangus. Sebab, hingga saat ini raskin tersebut tidak kunjung ditebus oleh beberapa Kecamatan. Koordinator Raskin Dolog Sumenep, Ainul Fatah mengatakan, raskin yang ada di gudang Dolog itu merupakan raskin yang tidak ditebus dari bulan Juli hingga Nopember 2009. “Sekitar 4.000 ton lebih raskin yang masih ada di gudang Dolog. Itu, merupakan jatah raskin dari 27 Kecamatan, baik daratan maupun kepulauan,â€Âterang Ainul, pada wartawan dikantornya, Senin (30/11). Ia menjelaskan, berdasarkan data, bahwa jatah raskin yang terbesar yang belum diambil, adalah jatah untuk Kecamatan Bluto. “Untuk Kecamatan Bluto, sejak bulan Agustus hingga Nopember ini, belum menebus raskin sama sekali. Sedangkan, jatah raskin tiap bulannya untuk Kecamatan Bluto sebanyak 78.600 kilogram,â€Âkatanya. Batas akhir penebusan raskin itu, kata Ainul, hingga tanggal 15 Desember 2009. “Jikalau pada batas akhir nanti, ternyata masih ada raskin yang belum ditebus. Dipastikan akan hangus. Kami berharap kepada kecamatan yang merasa belum menebus raskin, untuk secepatnya melakukan penebusan,â€Âungkapnya. Ainul menambahkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, supaya meminta Camat terkait untuk secepatnya menebus raskin. ( Nita, Esha )