News Room, Selasa ( 28/04 ) Dari sebanyak 13.252 siswa tingkat SMP dan MTs peserta Ujian Nasional (Unas) tahun ajaran 2008-2009, sebanyak 413 siswa tidak ikut dihari pertama, Senin kemarin (27/04), dengan rincian 190 siswa tingkat SMP dan 223 siswa MTs. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si mengatakan, siswa yang tidak mengikuti Unas itu berasal dari 124 lembaga pendidikan yang berasal dari 27 Kecamatan daratan dan kepulauan. Penyebab ratusan siswa tidak mengikuti Unas diantaranya, sebanyak 19 siswa sakit, 303 siswa tidak ada keterangan, 79 siswa kawin dan 2 siswa meninggal dunia. Selanjutnya, H. Moh. Rais menyatakan, siswa yang tidak ikut Unas utama masih mendapat kesempatan untuk mengikuti ujian susulan. Namun, Unas tersebut hanya untuk siswa yang sakit dan mengantongi surat keterangan dokter. â€ÂHingga saat ini, Unas susulan hanya dipastikan untuk 19 siswa saja, dan itu sudah sesuai aturan yang berlaku. Sedangkan 303 siswa yang lain, masih belum ada berita dan kepastian, sehingga akan terancam tidak lulus Unas,†tegasnya. H. Moh. Rais menyatakan, pelaksanaan Unas susulan akan dijadwalkan pada tanggal 4 hingga 8 Mei 2009 mendatang. Untuk mekanisme pelaksanaannya sama dengan Unas utama yang mendapat pengawasan petugas ruangan dan petugas dari Polres Sumenep. Pihaknya berharap, siswa yang tidak bisa mengikuti Unas susulan hendaknya mengikuti kejar paket setingkat SMP untuk tetap memiliki ijazah. ( Yasik, Esha )