Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-12-2011
  • 426 Kali

Sebanyak 57 Siswa Miskin Dapat Bantuan Alat Sekolah

News Room, Rabu ( 28/12 ) Sebanyak 57 siswa kurang mampu di Desa Parsanga menerima bantuan alat sekolah berupa baju seragam lengkap, sepatu, tas dan buku tulis dari Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Merpati Desa Parsanga melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) bidang sosial. Bantuan terhadap siswa miskin tersebut merupakan bantuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) tahun 2011, pada Bantuan Langsung Tunai (BLM) I sebesar Rp. 8.500.000,00 ditambah dana swadaya masyarakat sekitar Rp. 1.500.000,00 yang dilaksanakan KSM Sukses. Ketua KSM Sukses, Tasya mengungkapkan, pihaknya bersama relawan dan masyarakat yang sudi membantu pelaksanaan kegiatan sosial tersebut berupaya semaksimal mungkin untuk mendata siswa yang betul-betul sangat miskin dan memerlukan bantuan peralatan sekolah. Sehingga dari dana yang ada bisa memberikan kepada siswa lebih dari data yang diusulkan semula hanya 45 siswa. “Setidaknya dengan seperangkat bantuan yang diberikan dapat mengurangi beban orang tua, dan siswa yang bersangkutan lebih bersemangat dalam menunutut ilmu di sekolah,”ujarnya. Sementara Kepala Desa Parsanga, Imam Idafi berharap program pelaksanaan PNPM-MP di Desanya akan terus mendapat kucuran dana, baik untuk pembangunan infrastruktur, kegiatan ekonomi bergulir dan untuk kegiatan dana sosial yang diberikan secara hibah. “Karena itu, perlu terus dilakukan koordinasi antara pelaku di BKM, KSM, dan Masyarakat serta perangkat Desa dalam mensukseskan berbagai program pemberdayaan tersebut,”tuturnya. Sedangkan salah seorang anggota PK BKM Merpati, Akhmad Arifin mengaku apa yang dilaksanakan pihaknya bersama relawan yang lain di Desanya, sangat perlu dukungan dan partisipasi masyarakat serta koordinasi dengan perangkat Desa, sehingga dalam pelaksanaannya nanti sama-sama memiliki tanggung jawab yang besar kepada masyarakat dan pemerintah dalam mensukseskan program. “Sebab, bagaimanapun tanpa kebersamaan akan sulit mewujudkan program yang dari perencanaan hingga pelaksanaan dan pengawasannya dilakukan oleh masyarakat,”pungkasnya. ( Ren, Esha )