Sumenep-Kominfo News Room : Sebanyak 15 Kabupaten/Kota mendapat penghargaan lingkungan hidup, yang akan diberikan pada puncak Hari Lingkungan Hidup (LH) tanggal 28 Juni 2006 mendatang, di Balai Lingkungan Hidup Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) Kabupaten Mojokerto, Desa Mlirip Kecamatan Jetis. Kepala Bidang Pemantauan dan Pemulihan Bapedal Propinsi Jatim, Ir. Sumono, M.Si yang ditemui di kantornya, Senin kemarin (19/06) mengatakan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan LH, Pemerintah mempunyai kewajiban untuk memberikan penghargaan bagi masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya. Selain itu, pemerintah juga berkewajiban memberikan hukuman bagi masyarakat yang cenderung merusak lingkungan. Dijelaskannya, ada tiga kategori penghargaan yang diberikan pemerintah, antara lain pertama, kalpataru diberikan kepada Perintis Lingkungan, I Wayan Mastur dari Surabaya, Pembinaan Lingkungan, Dr. KH. Abdul Ghofur dari Pondok Pesantren Sunan Derajat Lamongan, Kelompok Tani Murakapi dari Desa Jabung Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. Kedua, Adiwiyata diberikan kepada SMUN Gondang Kabupaten Mojokerto, SD Kampung Ndalem Kabupaten Tulungagung, SMPN-1 Kedamaian Gresik dan SMPN-4 Gresik. Ketiga, Adipura diberikan kepada Kota Surabaya, Gresik, Tulungagung, Madiun, Blitar, Lumajang, Kabupaten Magetan, dan Jombang. Menurut Sumono, ketiga kategori tersebut merupakan penghargaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Propinsi Jawa Timur. Diharapkan ke depan perlu ada upaya peningkatan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup. Sementara, daerah di Jatim yang hanya puas mendapatkan sertifikat dari pemerintah pusat, yakni Bangkalan, Pamekasan, Bangil, dan Pasuruan. Ditambahkannya, untuk pelestarian LH membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat, karena tanpa dukungan masyarakat pemerintah propinsi akan sulit menjalankan program lingkungan. Selain pemberian penghargaan, juga ada acara menyusuri sungai Brantas sepanjang 1,5 Km oleh Gubernur Jawa Timur, H. Imam Utomo (terkait program kali bersih), pamer produk ramah lingkungan para pelajar Kabupaten/Kota Mojokerto, pemberian bantuan bibit tanaman dan sumur resapan, penebaran bibit ikan Nila Merah dan tombro sebanyak 10 ribu, pelepasan satwa burung dan balon berhadiah, serta nota kesepakatan kerjasama (MoU) antara Bapedal Propinsi dengan 50 perusahaan besar di Jawa Timur tentang Surat Pernyataan Program Kali Bersih (Superkasih). ( JNR,Esha )