News Room, Rabu ( 25/06 ) Sebanyak 1.283 siswa kegiatan belajar masyarakat, khususnya Kelompok Belajar (Kejar) Paket C, mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK). Pelaksanaan ujian yang berlangsung sejak tanggal 24 hinga 27 Juni besok tersebar di 21 Kecamatan dengan melibatkan 38 penyelenggara. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si mengatakan, pelaksanaan ujian nasional pendidikan kesetaraan ini tidak jauh berbeda dengan ujian nasional tingkat pendidikan formal, sebab standart nilai pelulusannya juga harus mencapai 5,25. Peserta ujian itu ternyata dari 1.283 peserta sebanyak 46 peserta merupakan siswa SMA yang tidak lulus ujian nasional pada tahun ini. H. Moh. Rais menyatakan, pelaksanan UNPK hanya di 21 Kecamatan dari 17 Kecamatan, sebab 6 Kecamatan hingga saat ini tidak memiliki pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM). Namun yang jelas, secara umum pelaksanaan UNPK tahun ini berjalan tertib aman dan lancar. Sementara itu Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumenep, Drs. Moh. Hanif mengungkapkan, menyambut positif pelaksanaan UNPK, mengingat siswa yang tidak lulus dan masyarakat yang tidak pernah mengeyam bangku pendidikan SMA bisa mengantongi ijazah Kejar Paket C, sehingga mereka bisa melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi, termasuk mencari pekerjaan. Pelaksanaan UNPK pada hari pertama mendapat pantuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dan Komisi D DPRD Sumenep, yang dipusatkan di PKBM Al-Ma’arif Desa Bangkal Kecamatan Kota Sumenep, dan Yayasan Al-Mannan di Kecamatan Gapura. ( Yasik, Esha )