Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 29-04-2009
  • 517 Kali

Sekda Sumenep Buka Sosialisasi Pengembangan Modal Usaha

News Room, Rabu ( 29/04 ) Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Sumenep menggelar sosialisasi pengembangan modal usaha bagi petani tembakau yang bersumber dari dana bagi hasil cukai tembakau tahun 2009. Pelaksanaan sosialisasi tersebut melibatkan 250 kelompok tani tembakau di Hotel Utami Sumekar Sumenep sejak tanggal 29 hingga 30 April 2009. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, H. Fen A. Effendy Said, SE, M.Si, MM ketika membuka sosialisasi tersebut, Rabu (29/04) mengatakan, pihaknya merasa bangga terhadap jumlah kelompok tani yang menerima bantuan dari dana bagi hasil cukai tembakau tahun ini. Sebab, tahun 2008 lalu hanya bisa menjangkau 50 kelompok tani, namun saat ini mampu mencakup 250 kelompok tani. Pihaknya berharap kelompok tani penerima bantuan, bisa bertanggung jawab atas program bagi hasil cukai tembakau, sehingga jangan melakukan kesalahan diluar petunjuk teknis yang ada. ”Saya harapkan kelompok tani penerima bantuan betul-betul melaksanakan program dengan baik dan bertangung jawab, bahkan tidak ada kesalahan dalam programnya, sehingga bisa berkelanjutan. Sebab, jika pelaksanannya bermasalah tentu ada efeknya, bisa saja pemerintah pusat mengurangi jatah dana bagi hasil cukai tembakau untuk Sumenep pada tahun-tahun mendatang,"tegasnya. Ditempat yang sama Kepala Bidang Perkebunan Dishutbun Kabupaten Sumenep, Ir. Bambang Heriyanto menyatakan, dana bagi hasil cukai tembakau yang dikelola oleh Dishutbun tahun ini sebesar Rp. 7,06 milyar. Dana tersebut wujudnya menjadi dua kegiatan, yakni pengembangan modal usaha tembakau, dan bantuan peralatan. ’’Setiap kelompok tani yang dipercaya mengelola modal usaha tersebut, akan menerima dana hibah sebesar Rp. 14,4 juta,"tuturnya. H. Bambang Heriyanto menjelaskan, bagi kelompok tani yang telah menerima bantuan peralatan tahun lalu, dipastikan pada tahun ini tidak akan mendapat bantuan lagi, namun hanya akan menerima bantuan pengembangan modal usaha saja. ( Yasik, Esha )