Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-01-2007
  • 656 Kali

SEKITAR 29,4 PROSEN, PENDERITA GAKY DI KABUPATEN SUMENEP

Sumenep-Kominfo News Room : Angka penderita gangguan akibat kekurangan garam beryodium (GAKY) relatif tinggi. Buktinya, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, ada sekitar 29,4 prosen anak sekolah SD dan MI di Desa berisiko menderita GAKY. Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretaris Daerah, Ir. H. Djasmo, M.Si pada acara Loka Karya Garam Beryodium di Kantor Bupati Sumenep, Kamis pagi (25/01) menerangkan, rendahnya masyarakat dalam mengkonsumsi garam beryodium itu akibat akses masyarakat yang sangat rendah berdampak terhadap pertumbuhan penderita GAKY. Padahal Kabupaten Sumenep merupakan daerah penghasil garam terbesar di Indonesia, namun kenyataannya, mutu garam konsumsi yang beredar tengah-tengah masyarakat pedesaan banyak yang tidak beryodium, karena sekitar 75 prosen rumah tangga yang menggunakan garam beryodium dari target minimal 90 prosen. Padahal, pemerintah mengisyaratkan bahwa garam konsumsi harus menggunakan garam beryodium yang memenuhi syarat kesehatan. Karena itu menurut Bupati, pemerintah daerah akan membudayakan masyarakat untuk mengkonsumsi garam beryodium, sehingga akan mengurangi penderita GAKY sekitar 29,4 prosen menjadi kurang dari 5 prosen dimasing-masing Kecamatan. Hanya saja, sebagai langkah percepatan pengurangan GAKY dan membudayakan garam beryodium perlu menerbitkan Peraturan Daerah (Perda). Sementara itu Lokakarya sehari ini diikuti peserta yang meliputi Tim GAKY Kabupaten Sumenep, Ormas keagamaan, Camat, PKK Kecamatan, Tokoh masyarakat dan Kepala UPTD Puskesmas. ( Yasik,Esha )