News Room, Selasa ( 18/08 ) Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) sebagai sarana dan upaya meningkatkan wawasan dan pengetahuan aparatur dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, bahkan untuk meningkatkan komitmen aparatur agar memberikan pelayanan yang prima pada masyarakat. Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, H. Fen A. Effendy Said, SE, M.Si, MM saat penutupan Diklat Kepemimpinan tingkat III angkatan 137, di Hotel Utami Sumekar Sumeneo, Selasa (18/08) H. Fen A. Effendy Said mengatakan, peserta Diklat bisa meningkatkan komitmen dan semangat untuk mengaplikasikan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga memberikan hasil terbaik bagi pembangunan masyarakat secara keseluruhan, sekaligus mampu mengayomi masyarakat. Hanya saja, pihaknya berhadap aparatur yang selesai mengikuti Diklat III harus bersabar untuk peningkatan jabatannya. â€ÂMeski sudah mengikuti Diklat kepemimpinan III, saya meminta tidak tergesa-gesa dan berandai-andai untuk secepatnya naik jabatan ke Eselon II, sebab kenaikan Eselon itu ada peraturan dan perundang-undangannya, sehingga tidak saling menjatuhkan sesama aparatur pemerintah, demi jabatan tertentu,â€Âtegasnya. Ditempat yang sama Kepala Badan Kepegawian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Nur Muhammad, MM menyatakan, peserta mengikuti pelaksanaan Diklat ini selama 45 hari efektif, dan hasil Diklat sebanyak 34 orang dinyatakan lulus semua. â€ÂPerinciannya, point pelulusan dengan nilai baik nihil, baik sekali 30 orang, dan memuaskan sebanyak 4 orang,â€Âtuturnya. H. Nur Muhammad mengungkapkan, peserta Diklat memperoleh Surat Tanda Tamat Belajar Pendidikan sebagai bukti mereka sudah lulus Diklat. ( Yasik, Esha )