News Room, Selasa ( 15/03 ) Sedikitnya ada sekitar 500 kejadian bencana yang terjadi di Kabupaten Sumenep, dalam 3 bulan terakhir, sejak awal Januari 2011. Beberapa kejadian bencana yang terjadi banyak disebabkan faktor cuaca alam. Seperti halnya banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga menyebabkan pertanian rusak, serta kejadian bencana yang sering terjadi setiap tahun, berupa angin puting beliung, petir hingga kecelakaan laut. Kepala Bidang Bantuan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Arif Santoso, SH mengungkapkan, banyaknya kejadian bencana yang terjadi akhir-akhir ini selalu dilaporkan oleh Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Sumenep yang tersebar dibeberapa Kecamatan hingga kepulauan di Sumenep. “Jadi, setiap kejadian bencana apapun yang terjadi di seluruh wilayah di Kabupaten Sumenep, Tim Tagana siap membantu dan melaporkan kepada kami maupun melalui koordinasi dengan Kepala Desa dan Camat setempat,”ujarnya. Bahkan baru-baru ini sudah dilantik sebanyak 20 relawan Tagana untuk kepulauan, seperti Raas, Sapudi, Kangean hingga Masalembu. Setidaknya, dari 81 personal Tagana ditiap Kecamatan, ada 2 orang perwakilan yang selalu siap membantu dan melaporkan bencana yang terjadi di wilayahnya. Setiap kejadian bencana yang ada, tetap dilaporkan ke Bupati Sumenep dan ke beberapa leading sektor yang ada. Termasuk juga bila terkait dengan bantuan yang dilaksanakan melalui pos anggaran Propinsi maupun pusat. Sedangkan dari Dinas Sosial Kabupaten Sumenep yang terkait dengan bantuan sosial. “Karena itu, kami berharap kepada masyarakat juga ikut berpartisipasi melaporkan setiap ada kejadian bencana di daerahnya kepada pemerintah Desa maupun Kecamatan setempat,”pungkasnya. ( Ren,Esha )