Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-12-2010
  • 383 Kali

Seleksi Pengurus KONI Mendatang Perlu Pemikiran Matang

News Room, Rabu ( 15/12 ) Perhelatan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Komite Olahraga Nasional Indoensia (KONI) Cabang Sumenep sebentar lagi akan digelar. Berbagai konsep program kerja untuk mengembangkan potensi dan prestasi olahraga di Kabupaten Sumenep harus menjadi pemikiran dari para pengurus yang akan terpilih nantinya. Beberapa pengurus cabang olahraga yang ada di Sumenep juga mulai mempersiapkan orang-orang yang pantas untuk memimpin kepengurusan KONI dalam masa bhakti 2011-2015 mendatang. Baik dari pengurus KONI sebelumnya, para pengurus cabang olahraga, Pemerhati olahraga hingga pada wacana pejabat publik yang diharapkan bisa lebih memiliki power untuk koordinasi lintas instansi dan sebagainya. Salah seorang pengurus KONI Cabang Sumenep, H. Iskandar, SH berharap pengurus KONI mendatang betul-betul mampu menjembatani para pecinta olahraga dengan seluruh kalangan, baik dari unsur pengusaha, birokrasi, baik eksekutif maupun legislatif, sehingga seluruh kekuatan akan bersama-sama mengembangkan olahraga di Bumi Sumekar ini. “KONI memang butuh orang yang tahu olahraga, serta peduli terhadap keberadaan olahraga di Sumenep, sehingga kepengurusan KONI nantinya benar-benar orang yang diharapkan bisa melakukan perubahan kearah yang lebih baik,”ujarnya. Meskipun dikalangan pengurus cabang olahraga maupun pengurus KONI sendiri terjadi berbagai pertimbangan yang berkembang untuk pemilihan kepengurusan, khususnya pada Ketua Umum KONI. Karena berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005, pejabat publik tidak diperbolehkan menjabat posisi pengurus pada organisasi tertentu. Namun, sebagian kalangan menginginkan pejabat publik, yang diharapkan memiliki power kebijakan dan koordinasi lintas sektor dalam mengembangkan olahraga Sumenep kedepan lebih baik dan berprestasi. Disamping itu, nantinya Ketua KONI juga harus didukung sedikitnya 4 cabor dari 12 cabor induk yang ada di Sumenep. “Jadi, mulai saat ini harus betul-betul menjadi pemikiran dan dipertimbangkan dengan matang oleh para pengurus KONI sendiri, maupun pengurus cabang olahraga lainnya, agar tidak sampai memilih pengurus yang kurang tepat untuk perkembangan KONI kedepan,”pungkasnya. ( Ren, Esha )