Sumenep-Kominfo News Room : Meskipun kedatangan Jamaah Haji asal Sumenep sudah diambang pintu, yang rencananya tiba pada hari Senin dini hari 08 Januari 2007 mendatang, namun hingga saat ini kapal milik pemerintah Kabupaten Sumenep, yakni Dharma Bahari Sumekar (DBS) I dan II tetap tidak beroperasi. Demikian diungkapkan Direktur Sumekar Line Sumenep, Drs. H. Moh. Toha, MM. Menurut H. Moh. Toha, tidak beroperasinya 2 kapal milik Pemkab tersebut, memang sesuai dengan instruksi dari Kepala Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Timur, mengingat kondisi gelombang laut masih tidak memungkinkan untuk dilewati pelayaran. Namun, untuk mengangkut Jamaah Haji asal pulau Kangean itu, Pemkab masih akan mencarikan jalan keluarnya, mengingat akhir-akhir ini pihaknya mendapat permintaan dari keluarga Jamaah Haji kepulauan, agar para Jamaah Haji itu diangkut menggunakan helikopter. H. Moh. Toha menandaskan, menanggapi permintaan itu, pihaknya akan berusaha menyewa helikopter. Namun, sistem sewa helikopter tersebut akan dilakukan setelah Jamaah Haji asal kepulauan itu tiba di Bumi Sumekar ini, dengan terlebih dahulu menanyakan kesediaannya, apakah mau menggunakan helikopter atau tidak untuk pulang ke kampung halamannya, mengingat kondisi laut saat ini sangat tidak bersahabat. Yang jelas, kata H. Moh. Toha, jika Jamaah Haji asal kepulauan menyatakan siap untuk menyewa helikopter dengan membayar transportasi, maka pihaknya akan segera menyewa helikopter. Seperti yang diinformasikan sebelumnya, bahwa berdasarkan keterangan yang diberikan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Kalianget, gelombang dilautan hingga 8 Januari nanti, masih mencapai 1 hingga 3 meter, dengan kecepatan angin 60 hingga 70 km/jam.( Nita,Esha)