Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 03-09-2014
  • 408 Kali

Siapkan Pelayanan Sumenep Gratis Camat Dan Puskesmas Gelar RKK

News Room, Rabu ( 03/09 ) Kabupaten Sumenep dalam beberapa tahun ini, terus berupaya sebaik mungkin meningkatkan pelayanan kesehatan, yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satunya Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), yang diberi nama Sumenep Gratis. Hal tersebut ditegaskan Asisten Ekonomi Pembangunan Setdakab Sumenep, Ir. M. Syahrial, M.Si saat membacakan sambutan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si pada pembukaan Rapat Konsolidasi dan Konsultasi (RKK) Camat dan Kepala UPT Puskesmas di Hotel Sumekar Sumenep, Rabu (03/09). Diakui, sampai saat ini, peserta Jamkesmas yang anggarannya berasal dari pemerintah pusat, kuota Sumenep hanya 510.439 orang. Sementara yang masuk Jamkesda berjumlah 5.107 orang. “Karena itu, yang tidak masuk kuota tersebut akan tetap dapat pelayanan gratis, cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sumenep,”ungkapnya. Dijelaskan, dengan program Sumenep Gratis, masyarakat bisa berobat secara gratis. kecuali untuk penyakit kanker. Persalinan pun digratiskan, meskipun program Jampersal telah selesai sejak awal tahun 2014 lalu. Bahkan, jika ada pasien yang dirujuk ke Surabaya, juga tetap akan diberikan pelayanan gratis. Untuk mendukung program Jamkesda ini, setiap tahun Pemerintah Kabupaten Sumenep terus meningkatkan anggarannnya. Jika pada tahun 2013 sebesar Rp. 21 milyar dan meningkat lagi menjadi sebesar Rp. 32 milyar di tahun 2014 ini, masih ditambah lagi angggaran sebesar Rp. 17 milyar, khusus untuk penyediaan obat-obatan. Untuk itu, terobosan semacam itu penting, dan tidak boleh setengah-setengah. Tetapi, harus dibarengi oleh komitmen pelayanan kesehatan yang prima. Sebab, kemarin di media massa ramai pemberitaan tentang keluhan masyarakat tentang pelayanan di Puskesmas, khususnya menyangkut jam buka loket. Mereka mengeluh tentang jam buka loket yang bukanya melebihi jam 8 pagi. padahal, jam kerja PNS itu jam 7 pagi. “Rapat hari ini, yang khusus membahas masalah Jamkesda, harus mampu merubah pola pikir yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip pelayanan publik saat ini. Selain itu, rapat ini diharapkan memecahkan berbagai persoalan yang sering dijumpai dilapangan, agar program Jamkesda ini berjalan lancar,”tandasnya. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. H. Achmad Fathoni, M.Kes melalui Rapat Konsolidasi dan Konsultasi para Camat dan Kepala UPT. Puskesmas tersebut diharapkan semakin memaksimalkan pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan Jamkesmas. “Apalagi Kabupaten Sumenep juga sudah menambah anggaran sebesar Rp. 17 milyar untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan benar-benar gratis,” ungkapnya. ( Ren, Esha )