News Room, Selasa ( 03/12 ) Dalam rangka menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia, DR. H. Susilo Bambang Yudoyono di Madura, ini menjadi sangat penting bagi semua elemen masyarakat umumnya yang ada di Madura, dan khususnya di Kabupaten Sumenep. Pada penyambutan tersebut Pengurus Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Sumenep, menyambut dengan antusias dan bisa menyampaikan sikap dan keinginan yang dialami oleh para Guru Tidak Tetap (GTT), mengenai kesejahteraannya yang belum terpenuhi secara menyeluruh. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum PERGUNU Cabang Sumenep, Abdul Hadi, S.PdI. Senin siang (02/12), kami bersama-sama teman-teman Pengurus Cabang PERGUNU Kabupaten Sumenep, yang menginginkan kehadiran Presiden RI di Sumenep akan membawa perubahan dan bisa menjadikan pemikiran yang serius terhadap kesejahteraan para GTT. Karena, ada sampai saat ini belum mendapatkan kesejahteraan, khususnya yang bersertifikasi. Untuk itu, kami Pengurus Cabang PERGUNU Sumenep meminta kepada Bapak Presiden agar memperhatikan sikap kami di antaranya, perhatikan kesejahteraan Guru GTT di Kabupaten Sumenep, memperhatikan kesejahteraan Guru kepulauan (terpencil), perlunya sarana transportasi laut yang layak untuk meningkatkan pendidikan di kepulauan terpencil, mengharap penyelesaian dana tunjangan sertifikasi Guru di lingkungan Kemenag segera terbayarkan sejak 2011 hingga sekarang. ( Rahman, Esha )