Media Center, Selasa ( 12/09 ) Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) At-Taufiqiyah, Desa Aeng Baja
Raja, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, ikut
menggelar penggalangan dana untuk krisis kemanusiaan yang menimpa etnis
Rohingya di Myanmar.
“Kita peduli terhadap nasib etnis Rohingya.
Penggalangan dana ini sebagai bentuk solidaritas sesama muslim yang
menjadi korban konflik di Myanmar,”kata Kepala MI At-Taufiqiyah, Ali
Homaidi, Selasa (12/09).
Selain itu, lanjut Homaidi, pihaknya juga
mengajak para siswanya untuk doa bersama. "Doa bersama itu dimaksudkan
agar umat muslim di Myanmar diberi keselamatan," tukasnya.
Selama
kegiatan sosial berlangsung, siswa membawa sejumlah spanduk bertuliskan
kecaman terhadap militer yang menyerang etnis Rohingya. Ia menuturkan,
penggalangan dana itu akan digelar selama dua hari sejak hari ini. Dana
yang terkumpul hingga saat ini sekitar Rp 800.000 lebih.
"Rencananya, dana yang terkumpul, baik dari siswa maupun warga sekitar,
nanti akan disalurkan melalui salah satu lembaga di
Kabupaten Sumenep,"pungkasnya. ( Nita, Esha )