Media Center, Senin ( 10/04 ) Terobosan yang dilakukan SMP Al-Ghazali, Dusun Tenggina, Desa Batang-batang Daya, Kecamatan Batang-batang ini tergolong maju. Sekolah yang berdiri tahun 2009 silam ini menerapkan program intensif dua bahasa asing, Bahasa Arab dan Inggris. Program intensif setiap hari yang membuat peserta didik mampu menyerap bahasa asing dengan cepat.
Irmanto, Kepala SMP Al-Ghazali menjelaskan, setiap hari Senin-Rabu dari jam 06.00-06.45 WIB, siswa-siswi dari kelas satu sampai kelas 3 berkesempatan belajar berbicara bahasa Inggris sesuai dengan tema yang telah ditentukan oleh guru pengajar.
“Karena ini program wajib untuk menggunakan dua bahasa di area sekolah, maka untuk siswa-siswi kelas VII kami memberikan keringanan selama 3 bulan. Tetapi mereka tetap harus menggunakan dua bahasa sesuai kemampuan kosa kata mereka. terhitung sejak bulan pertama masuk. Sedangkan untuk bahasa Arab, yakni di hari Kamis-Jumat dengan waktu dan sistem yang sama,”tambah pria lulusan UIN Surabaya ini.
Lebih lanjut Irman menjelaskan, apabila ditemukan adanya pelanggaran bahasa, siswa diberi arahan dan penyadaran akan pentingnya penguasaan bahasa terlebih dahulu. Dan sebagai sanksi terhadap kesalahannya, mereka yang melakukan pelanggaran bahasa diganti dengan percakapan bahasa asing salah satunya.
Ke depan, Irman berharap penerapan dua bahasa ini terus berlanjut dengan model dan kreaktifitas yang baru, sehingga siswa tidak merasa bosan atau jenuh. “Ya, dan lagi, setiap hal yang baru itu menarik, kan?,”tutupnya. ( M Farhan, Esha )