Media Center, Senin ( 29/01 ) Masyarakat perlu mengetahui tentang penyakit kusta, sehingga mengetahui
penyebab dan cara menangani penyakit tersebut. Karena itu, pengetahuan
tentang penyakit kusta terus dilakukan kepada masyarakat, seperti yang
dilakukan Penyuluh Kesehatan di Puskesmas Pandian, Kecamatan Kota
Sumenep.
Salah seorang Penyuluh Kesehatan Puskesmas Pandian,
Mohammad Muhlis mengungkapkan, sosialisasi kusta diharapkan bisa
mempercepat program eliminasi kusta pada 2022, serta menghilangkan
penyebaran kusta dari Sumenep.
“Pencegahan kusta dapat dilakukan
dengan menjaga kebersihan badan, dan bagi penderita disarankan meminum
obat secara teratur, sebab obat kusta sudah digratiskan oleh
pemerintah,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (29/01).
Dijelaskan,
bagi masyarakat yang kontak langsung atau di sekitar penderita kusta,
disarankan minum obat provilaksis sebulan sekali sebagai anti body
mencegah penyebaran kusta. Dan ketika ada yang menderita kusta bisa
langsung melapor ke Puskesmas terdekat, agar bisa segera ditindak
lanjuti.
Diakui, sosialisasi kusta dilakukukan kepada masyarakat,
seperti halnya pada saat Posyandu Lansia di sejumlah Desa dan Kelurahan,
sehingga diharapkan masyarakat bisa memberikan informasi kepada
keluarga terdekatnya, bahwa kusta bukan penyakit turunan.
“Kami
juga bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK di Desa dan Kelurahan,
khususnya Pokja 4 dalam memberikan penyuluhan kusta kepada masyarakat,”
tambahnya. ( Ren, Esha )