Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-08-2014
  • 532 Kali

Spirit Membangun Bangsa Dari Keteladanan Perintis Pejuang

News Room, Selasa ( 19/08 ) Melalui kegiatan ramah tamah dengan para perintis pejuang kemerdekaan Republik Indonesia (RI) diharapkan dapat menjadi suntikan spirit bagi generasi bangsa dalam mengisi kemerdekaan yang telah diraih dengan perjuangan yang luar biasa oleh para perintis pejuang kemerdekaan dulu. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si pada acara Ramah Tamah Bupati dengan Perintis Pejuang 1945 dan para Warakauri di Pendopo Keraton Sumenep, Selasa (19/08). Menurutnya, semangat para pejuang hendaknya terus bisa ditularkan kepada kita semua, para PNS dan kelompok lainnya. “Sebab, saat ini sudah mulai ada pergeseran nilai. Hal itu bisa dilihat dari pola pikir masyarakat yang pragmatis yang tidak lagi idealis, dan hanya ingin menikmati, tak ingin berjuang,”ungkap Bupati. Bupati juga sangat menyayangkan generasi saat ini yang malah tidak kenal dengan pahlawan. Apalagi bisa memberikan contoh keteladanan para pahlawan. Karena itu, Bupati mengajak seluruh elemen untuk menjadikan perjuangan para pahlawan kemerdekaan menjadi spirit hidup untuk membangun bangsa ini, khususnya untuk Kabupaten Sumenep ke arah yang lebih baik. Bahkan, tidak hanya dengan suntikan spirit saja, namun semua elemen masyarakat hendaknya memberikan kontribusi nyata, serta langkah-langkah konkrit dalam membangun Sumenep ini. Cara menghormati para pejuang, mungkin tidak hanya dengan ucapan terima kasih saja, namun harus terus bergerak dan bergerak. “Mari lakukan dengan motivasi untuk membangun dan bergerak meniru langkah para pahlawan yang kita cintai bersama,”tambahnya. Sementara dalam kegiatan ramah tamah dengan perintis kemerdekaan ini juga menghadirkan penceramah Sumenep Dr. Taufiqurrahman Syakur, M.Ag dengan memberikan spirit untuk berjuang. Acara tersebut dihadiri sekitar 150 pejuang veteran, janda veteran, Wakil Bupati Sumenep, Forpimda, Pimpinan SKPD, dan tokoh masyarakat, LSM dan Pers. ( Ren, Esha )