Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 13-09-2008
  • 468 Kali

Stress Tak Dapat Jodoh, Saptiyani Mengamuk

News Room, Sabtu ( 13/09 ) Gara-gara tidak mendapatkan jodoh, Mudiatun (55) warga Desa Sera Barat, Kecamatan Bluto, menjadi sasaran amukan tetangganya sendiri, Saptiyani (45), Sabtu (13/09) pagi, sekitar pukul 10.06 WIB. Pelaku nekat memukul korban dari belakang hingga babak belur. Bahkan, pelaku juga mencekik leher korban dan menyeret hingga 50 meter. Korban akhirnya tak berdaya. Akibatnya, korban mengalami luka berat dibagian lutut dan siku tangan serta kepala. Kini, korban dilarikan ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Bluto. Menurut saksi mata, Helmi (39) warga setempat, aksi penganiayaan itu bermula dari ketidak suksesan korban mencarikan jodoh terhadap pelaku. Padahal pelaku sudah perawan tua. Anehnya lagi, usai menganiaya korban, pelaku langsung meninggalkan lokasi tanpa ada sepatah katapun, sehingga korban yang tidak berdaya itu ditolong oleh warga dan langsung dilarikan ke Puskesmas. “Ketika melihat penganiayaan itu warga berusaha melerai, tapi sudah terlambat. Sebab, aksi pemukulan hanya berlangsung singkat,”kata Helmi di lokasi kejadian, Sabtu (13/09). Ia menjelaskan, selama ini korban merupakan salah satu orang yang dimintai tolong, untuk mencarikan dukun dan mencari laki-laki yang siap menikahi pelaku. Tapi, hampir 1 tahun jodoh tak kunjung datang, hingga akhirnya berujung pada penganiyaan. Sementara itu, Kapolsek Bluto, AKP Sutrisno membenarkan, telah menerima laporan penganiyaan dari warga. "Kami sudah menerima laporan penganiyaan itu, makanya Kanit Reskrim langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP),"terangnya. Untuk kondisi korban, Sutrisno enggan membeberkan. Yang pasti, pihaknya akan memproses sesuai dengan ketentuan yang ada. ( Nita, Esha )