Media Center, Senin ( 26/03 ) Kegiatan Scout Basic Leadership Training BAPER'18 Pramuka yang digelar
Gudep Pramuka Racana STKIP-PGRI Sumenep selama 2 hari mulai tanggal 24
hingga 25 Maret 2018 berlangsung sukses, karena berhasil menghadirkan ke
3 tokoh sukses di Sumenep.
Ketua Reka Kerja (Panitia) Scout Basic
Leadership Training BAPER'18 Pramuka, Fardan kepada Media Center, Senin
(26/03) mengaku bangga kegiatan yang diikuti Pramuka Penggalang,
Penegak dan Pandega se Kabupaten Sumenep berlangsung
sukses dan lancar.
Diakui, jika para panitia khususnya
di Racana Jokotole dan Potre Koneng STKIP-PGRI Sumenep merasa bangga.
Karena ke 3 leader yang diundang hadir dengan memberikan motivasi kepada
peserta.
“Sebab, tujuan diadakannya kegiatan Basic Leadership
Training BAPER'18 Pramuka STKIP-PGRI Sumenep ini memang untuk melatih
jiwa kepemimpinan (Leader) para anggota Pramuka khususnya di STKIP-PGRI
Sumenep." ungkapnya.
Sementara Ketua Dewan Racana Jokotole STKIP PGRI Sumenep,
Hendryansyah, juga mengaku bangga dengan kehadiran ketiga tokoh di
Sumenep, yakni Ketua Pusdiklatcab Arya Wiraraja Kwarcab Sumenep, Kak
Hasanudin, Mantan Ketua DPD Jawa Timur, Kak Zamzami Zabiq yang juga
Kamabigus PP. Nashrul Ulum Desa Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten
Sumenep serta Wakil Bupati Sumenep (Waka Mabicab Sumenep), Kak Achmad
Fauzi, yang motivasinya betul-betul memberikan semangat pada generasi
muda untuk berjuang keras mengejar cita-cita dan harapannya.
“Ini
sesuai dengan tema yang kami angkat “progresif, inovatif dan
berkarakter” dengan harapan output dari kegiatan ini mampu menciptakan
para pemimpin yang progres dan selalu berinovasi dalam memimpin baik
dalam organisasi maupun memimpin diri sendiri,” paparnya.
Hendryansyah berharap, Pramuka juga bisa berinovasi seperti halnya
organisasi lain yang sudah luar biasa dalam berinovasi. Sehingga,
Pramuka juga harus bisa menjadi luar biasa. Dan Pramuka STKIP-PGRI
Sumenep yang memiliki slogan "Inovasi atau Mati" sudah menunjukkan
eksistensinya untuk terus berinovasi. ( Ren, Esha )