Sumenep-Infokom News Room : Kendati di beberapa daerah kota besar ditanah air, bantuan langsung tunai (STL) sebagai bentuk konsekwensi kenaikan harga BBM tahap kedua mulai dicairkan sejak awal tahun ini, namun untuk Kabupaten Sumenep hingga detik ini belum ada kejelasan waktu pencairannya. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep, Sutaryono mengatakan, BTL tahap kedua terhitung bulan Januari hingga Maret 2006 mendatang sampai saat ini belum bisa disalurkan, sebab petunjuk dan anggaran dananya belum diterima Kabupaten Sumenep. Hanya saja, apabila pihaknya sudah menerima informasi tentang waktu penyalurannya itu, ia akan mengumumkan hal itu melalui kepala Desa dan mass media. Dalam pengajuan tambahan penerima BTL di Sumenep, BPS telah mendaftarkan masyarakat sebanyak 43.654 KK miskin, namun menurut Sutaryono, Pemerintah Pusat hanya menyetujui penambahan KK miskin penerima BTL sebanyak 35.213 KK miskin. Sementara itu anggota Komisi A DPRD Sumenep, Sitrul Arsyi Musa’ie, S.Ag mengatakan, pihaknya berharap BPS sebelum mencairkan dana BTL itu, untuk mengumumkan masyarakat penerima BTL ditempat strategis, misalnya di Kantor Kecamatan atau tempat umum lainnya. Hal itu dilakukan guna menghindari adanya penyimpangan, bahkan dengan pengumuman itu, masyarakat bisa mengawasi penyaluran BTL tersebut secara langsung. ( Yasik, Im, Esha )