News Room, Senin ( 05/07 ) Keberhasilan Duta Wisata Kabupaten Sumenep dalam Pemilihan Duta Wisata Raka-Raki Jawa Timur, yang masuk 10 besar untuk Raka, atas nama Ahmad Fatahillah, merupakan prestasi yang terbaik dari sebelumnya. Sebab, pemilihan Raka-Raki Jatim memang sangat ketat dan memang betul-betul dipilih orang yang mampu menjadi Duta Wisata Jatim. Dan tidak hanya bermodal ganteng, cantik, pintar, mengusai beberapa bahasa, namun juga harus memiliki wawasan yang luas, utamanya terkait dengan potensi wisata yang ada di Jawa Timur. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. H. Moh. Nasir, MM mengungkapkan, upaya Kacong tor Cebbing Sumenep yang menjadi duta Raka-Raki di Jatim, sudah berusaha maksimal. Bahkan, jauh sebelumnya juga sudah dilakukan training khusus, bersama mantan Raka-Raki Jatim, serta seseorang yang memiliki kemampuan dalam membina menjadi Raka-Raki yang berkwalitas. “Disamping itu juga, orang yang banyak memiliki pengaruh terhadap keberadaan Raka- Raki di Jawa Timur itu kita libatkan. Namun, saat ini kemungkinan memang baru 10 besar yang bisa kita raih,â€Âujarnya. Karena itu, kedepan H. Moh. Nasir berjanji akan terus melakukan upaya pembinaan bagi Kacong tor Cebbing yang memang menjadi duta wisata Sumenep, agar bisa mengembangkan potensi yang dimiliki. Yakni, dengan banyak menguasai berbagai pengetahuan wisata dan pengetahuan bahasa yang baik, sehingga kemampuan dan kwalitasnya tidak bisa diragukan lagi ketika mengikuti event yang lebih tinggi. Sementara itu, Ahmad Fatahillah, yang masuk sebagai finalis 10 besar Duta Wisata Raka-Raki Jatim , mengaku apa yang diraihnya merupakan bonus dari kelemahan yang dimilikinya. Sebab, pemilihan Raka-Raki Jatim memang cukup berat, namun pengalaman itu bisa menjadi motivasi untuk lebih baik dimasa mendatang. “Kami sudah berusaha sebaik mungkin, namun kami mengakui banyak kelemahan yang perlu untuk lebih dikembangkan, khususnya oleh Pemkab Sumenep dalam mempersiapkan calon Duta Wisata Raka-Raki yang akan datang,â€Âujar Mahasiswa STKIP PGRI Sumenep ini. Hal yang sama juga diungkapkan Atika Firdayanti, meskipun tidak sampai masuk 10 besar sebagai Raki Jatim, namun baginya itu merupakan cambuk bagi dirinya. Dia berharap nantinya bisa memberikan yang terbaik bagi Sumenep melalui momentum lain. “Saya juga berharap kedepan, Sumenep betul-betul memiliki duta wisata yang lebih siap untuk mengikuti event tingkat Jatim, dan tidak hanya itu saja, namun bagaimana lebih banyak dilibatkan untuk berbagai kegiatan pengembangan wisata yang ada di Sumenep,â€Âujar Icha, panggilan akrab siswi SMA Negeri 2 Sumenep ini. ( Ren, Esha )