News Room, Rabu ( 14/09 ) Dalam rangka Anugrah Pariwisata Jatim 2011, Kabupaten Sumenep menampilkan Sapi Sonok sebagai ajang melestarikan kesenian dan kebudayaan dalam menarik pengunjung wisata dari luar. Sebab, sapi sonok memiliki kharisma dan keunikan tersendiri yang terus dilestarikan masyarakat Sumenep hingga saat ini. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Penanganan Budaya dan Pariwisata Disbudparpora Kabupaten Sumenep, Drs. Moh. Sahap, M.Si. Menurutnya, secara serentak kegiatan Anugrah Pariwisata Jatim, sudah dilaksanakan sejak pekan lalu. Dan setiap Kabupaten menampilkan berbagai kekayaan budaya setempat. “Kebetulan Kabupaten Sumenep menampilkan Sapi Sonok dengan tujuan, agar kesenian budaya nenek moyang ini tetap lestari disamping sebagai penggalian kebudayaan daerah,”ungkapnya. Diakui Sahap, sebenarnya ada banyak seni dan kebudayaan Sumenep yang memang layak untuk ditampilkan pada kegiatan Anugrah Pariwisata. Seperti halnya, kerapan sapi, sapi sonok, benda-benda pusaka, serta kegiatan wisata religi yang banyak dikunjungi peziarah dari luar. Dengan menampilkan sapi sonok yang memiliki ciri khas Sumenep diharapkan dapat semakin mengenalkan seni dan budaya Sumenep lebih luas, sehingga menjadikan Sumenep sebagai tujuan para wisatawan nasional maupun internasional. “Sebab, kekayaan seni dan budaya merupakan kekayaan daerah yang akan dapat mendatangkan devisa bagi pemerintah mulai daerah hingga pusat,”pungkasnya. ( Ren, Esha )