Media Center, Sabtu ( 22/12 ) Atas keberhasilan sejumlah program pembangunan selama tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Sumenep berhasil mendapatkan puluhan penghargaan bergengsi tingkat nasional.
”Kami (Pemkab Sumenep) menyampaikan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh masyarakat yang telah mendukung menyukseskan program pembangunan, sehingga selama tahun 2018 mampu meraih 11 penghargaan tingkat nasional.” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si saat menjadi Inspektur Upacara Hari Ibu Ke-90, KORPRI Ke-47, Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-54, Hari Nusantara Ke-18 dan Hari Bela Negara Ke-70 Tahun 2018 di halaman Kantor Bupati setempat, Sabtu (22/12/2018).
Bupati mengatakan pemerintah daerah meraih penghargaan diantaranya pada bulan Desember mendapat dua penghargaan yakni Dwija Praja Nugraha merupakan penghargaan tertinggi bidang pendidikan dari Presiden RI kepada kepala daerah yang sukses meningkatkan mutu pendidikan di daerahnya.
“Selain itu penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya dari Menteri Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak RI atas komitmen Kabupaten Sumenep mewujudkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam pembangunan.” tandas Bupati dua periode ini.
Bupati menyatakan, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep jangan sampai terlena dengan prestasi itu, namun harus dijadikan cambuk membangun Sumenep menjadi makin unggul. Bahkan ASN terus berjuang mewujudkan gagasan, kreasi dan inovasi untuk menghasilkan karya dalam membangun Bumi Sumekar.
“Pencapaian prestasi yang telah dilakukan selama ini memang patut dibanggakan, namun paling utama bagaimana kita sebagai abdi negara terus meningkatkan profesionalisme baik itu pelayanan, tindakan dan pikiran guna menghasilkan karya.” imbuh suami Nurfitriana ini.
Setelah pelaksanaan upacara Bupati Sumenep menyerahkan sejumlah penghargaan Top 3 Inovasi Pelayanan Publik dan Nominasi Inovasi Pelayanan Publik kepada OPD, Rumah Sakit Umum Daerah dan Puskesmas.
Bupati berharap, Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak terjebak ego-sektoral, ego-organisasi, atau ego-program masing-masing, melainkan harus membangun kolaborasi serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi supaya pelaksanaan program pembangunan semakin sukses di tahun mendatang.
“Kebersamaan dan kekompakan diantara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat penting untuk merealisasikan program pembangunan, karena itu komunikasi dan koordinasi harus dilakukan antar pimpinan OPD.” pungkasnya. ( Yasik, Fer )