Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-04-2008
  • 604 Kali

Tanggul Sungai Desa Muangan Berfungsi Cegah Banjir

News Room, Kamis ( 10/04 ) Setelah sebelumnya lahan pertanian di Desa Muangan Kecamatan Saronggi setiap musim hujan mengalami banjir, bahkan sempat mengalami banjir bandang di tahun 2004 dan 2005. Namun berkat kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumenep yang segera membangun tanggul sejak 2006 dan 2007 lalu, sehingga banjir yang mengerikan itu tidak terjadi lagi. Kepala Desa Muangan, Suharto saat ditemui News Room di kantornya, Kamis pagi (10/04) mengakui jika dalam tiga tahun berjalan masa panen gabah di Desanya cukup memuaskan petani, seperti pada masa sebelum terjadi banjir kiriman dari sungai Kebunagung yang sempat meluap dan menenggelamkan seluruh lahan pertanian di 3 Desa, yakni Desa Muangan, Saronggi dan Juluk. Lebih lanjut Suharto menjelaskan, sejak dilakukan pelebaran sungai dan pembangunan tangkis sepanjang 8 kilometer disisi kanan dan kiri sungai pada tahun 2006 lalu serta pelebaran sungai dan pembangunan tanggul C-9 sepanjang 6 kilometer pada tahun 2007 juga sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu pihaknya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas PU Pengairan Kabupaten Sumenep yang sangat peka terhadap permasalahan yang terjadi di bawah. Dijelaskan Suharto, jika saat ini masyarakat sudah bisa menikmati hasil panen gabah dengan puas, yakni untuk bibit lokal bisa memperoleh hasil produksi sekitar 7 ton/ hektar dan untuk bibit Hibrida bisa menghasilkan 09 hingga 10 ton/hektar. Meski diakui dari luas areal pertanian 220,23 hektar, 60 prosen merupakan tanah pecaton Kepala Desa dari berbagai Desa di Sumenep, namun masyarakat Desa Muangan yang berjumlah sekitar 360 KK itu, sebagian yang tidak memiliki lahan masih kecipratan sebagai buruh tani. Karena itu Suharto berharap untuk lebih memberikan keksejahteraan bagi warganya, pihaknya berharap adanya bantuan ternak sapi dan kambing yang selama ini di Desanya sangat cocok untuk dijadikan tempat penggemukan, sebab makanan ternak yang dibutuhkan cukup memadai.( Ren, Esha )