Sumenep-Kominfo News Room : Warga Desa Kebonagung Kecamatan Kota Sumenep, Rabu siang (18/10) sekitar pukul 12.00 WIB, geger dengan ditemukannya sesosok mayat laki-laki yang terapung di Sungai Kebonagung. Kapolsek Kota AKP Wachid Arifaini, SH mendampingi Kapolres Sumenep AKBP Drs. Budiono Sandi, SH menuturkan, mayat itu ditemukan, berdasarkan laporan yang diberikan warga sekitar kepada anggota Polsek Kota. Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya bersama unit TKP Polres Sumenep meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Arifaini menerangkan, setibanya di TKP, aparat langsung melakukan evakuasi mayat korban, yang masih dalam kondisi terapung. Ia menyatakan, ketika diamati dari kondisi mayat korban, dipastikan korban tewas murni kecelakaan sendiri, karena tidak ada tanda-tanda penganiayaan, termasuk luka-luka yang mengarah pada penganiayaan, mengingat ketika diangkat, korban masih mengenakan training yang melilit di kedua kaki korban. Namun dari kondisi mayat korban diprediksi, sebelum tewas korban berkeinginan untuk mandi. Karena, posisi diatas sungai ditemukan sebuah sarung dan kaos jaket. Arifaini memperkirakan, korban tewas karena tertelungkup jatuh dengan kaki terlilit celana training, sehingga tidak bisa bangun, dan terbentur benda keras didalam sungai. Arifaini menandaskan, kondisi korban saat ditemukan mengalami luka-luka dibagian bibir dan telinga sebagian hilang, yang diprediksi hilang karena dimakan ikan sungai. Arifaini menjelaskan, mayat korban dipastikan tewas dalam kurun waktu satu hari, karena tubuh korban sudah membengkak, terutama dibagian pipi dan bibir. Arifaini memaparkan, ciri-ciri mayat yakni rambut panjang hitam kriwul, menggunakan sarung warna coklat dan kaos jaket serta celana training warna biru. Saat ini mayat korban dibawa ke RSD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep, untuk dilakukan visum. ( Nita, Esha )