Sumenep-Infokom News Room : Menindaklanjuti perjanjian kerjasama pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Malaysia, Menteri Sumber Manusia Malaysia mengadakan kunjungan ke Jawa Tim untuk melihat secara langsung Balai Latihan Kerja (BLK) bagi TKI yang akan dikirim. Pemerintah Malaysia hanya menerima TKI minimal lulusan SMP. Demikian dikatakan President Director Sekretaris Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI), L Welem H Elimkusuma, TKI yang diberi pelatihan nantinya akan memdapat sertifikat sebagai bentuk legalitasnya untuk bisa bekerja di Negeri Jiran itu. Menteri Sumber Manusia Malaysia, Datuk Abdul Rahman Bakar yang saat ini, Jumat (03/03) mengadakan kunjungan di Balai Latihan Kerja Instruktur dan Pengembangan (BLKIP), PJTKI Prayogo Medaeng, Surabaya mengungkapkan, kalau pihaknya kedepan membutuhkan banyak tenaga kerja dari Indonesia, khususnya di Jatim. Untuk itulah ia mengharapkan Pemerintah Propinsi Jawa Timur menyediakan TKI yang sesuai kebutuhan negara Malaysia terutama yang memiliki skill. “Tenaga kerja yang dikirim harus sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Malaysia. Misalnya berbudi baik, mempunyai keahlian sesuai dengan bidangnya,� ungkapnya. Gubernur Jawa Timur, Imam Utomo mengatakan, fenomena di Jawa Timur sekarang ini adalah sulitnya mencari tenaga kerja. Gubernur berharap pihak Malaysia mengutarakan TKI yang bagaimana yang diinginkan, sehingga Jawa Timur akan menyiapkan tenaga kerja dimaksud dengan sebaik-baiknya. ( Info Jatim, Esha )