Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-11-2017
  • 544 Kali

Tenaga Pendidik Harus Lakukan Lompatan Inovasi Pendidikan

Media Center, Kamis ( 09/11 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap kepala sekolah dan tenaga pendidik untuk melakukan lompatan inovasi guna meningkatkan mutu pendidikan dan mencetak generasi bangsa yang tangguh dan bermoral.

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan, Kepala Sekolah dan guru harus bisa melakukan inovasi dalam mendidik siswa-siswinya, terutama kecerdasan matematika, karena Indonesia menduduki peringkat 69 dari 76 negara.

“Berdasarkan studi dari OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) atau Organisasi untuk Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi pada tahun 2015, kualitas pendidikan Indonesia masih rendah tentang kecerdasan matematika, jadi ini tantangan bagi tenaga pendidik untuk terus berinovasi dalam proses belajar mengajar, agar mampu mengejar ketinggalannya,”kata Bupati saat Final Smart Student Contes Tingkat SMP Se Kabupaten Sumenep 2017 di Gedung Sains Sumenep, Kamis (09/11).

Bupati menyatakan, selain itu Indonesia juga tidak termasuk dalam negara yang unggul baca tulis, karena survei Unesco, minat baca masyarakat Indonesia baru 0,001 persen, atau 1 banding 1000 atau menduduki peringkat ke 60 dari 61 negara. Artinya, dalam 1000 (seribu) masyarakat Indonesia hanya terdapat 1 (satu) masyarakat yang memiliki minat baca, sehingga berdasarkan data tersebut, dari 255 juta jiwa penduduk Indonesia, hanya terdapat 255.000 orang yang suka membaca.

“Saya harapkan siswa, anggaplah belajar sebagai bermain, mengingat anak-anak yang berhasil di sekolah rata-rata belajar sama seperti senang bermain. Jadi, terus belajar sebagai modal terbesar masa depan dengan ilmu pengetahuan, skill dan kompetensi untuk menjadi seorang pemenang kehidupan yang jelas membutuhkan persiapan matang sejak sekarang,”jelas Bupati.

Bupati mengingatkan siswa, agar selalu waspada serta tidak mudah terbawa arus sosial media, karena apabila terkena pengaruh itu, dampaknya bisa menghancurkan masa depan. Sedangkan orang tua dan guru lebih aktif mengawasi anak-anaknya, supaya jangan membiarkan mereka tumbuh seperti rumput, yang tumbuh tak terpelihara.

“Orang tua dan guru harus mampu merawat karakter mereka, agar tumbuh menjadi anak cerdas dan berkarakter,” imbuhnya.

Semenetra itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Acmad Shadik, M.Si menambahkan, SMP pemenang Smart Student Contes Tingkat SMP Se Kabupaten Sumenep sebagai persiapan untuk mengikuti OSN tingkat Provinsi Jawa Timur 2018.

“Yang jelas siswa yang mendapat juara menjadi pertimbangan sebagai perwakilan Kabupaten Sumenep pada lomba OSN tingkat Jawa Timur 2018.”pungkasnya.

Sedangkan sebagai Juara I, SMPN 1 Kalianget, Juara II SMPN 2 Saronggi, Juara III SMPN 1 Sumenep, dan juara IV SMP IT Al- Hidayah. ( Yasik, Esha )