Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 13-06-2006
  • 672 Kali

TENDER BEBAS PROYEK TERGANTUNG KESIAPAN KONTRAKTOR

Sumenep-Kominfo News Room : Dalam melaksanakan tender bebas atau pelelangan umum proyek seperti yang diinginkan sebagian elemen masyarakat, dengan alasan sesusai dengan aturan, sejatinya bergantung dari kesiapan rekanan atau kontraktor lokal. Asisten Pembangunan dan Keuangan Sekda Kabupaten Sumenep, Ir. H. Djasmo, M.Si menuturkan, kalau pemerintah daerah siap-siap saja untuk menerapkan pelelangan umum proyek ini, akan tetapi kendati pelalangan umum proyek yang intinya untuk meningkatkan professional kontraktor dan peningkatan kawalitas proyek, namun yang menjadi bahan pertimbangan, jika pembagian proyek melalui pelalangan umum, apakah kontraktor lokal sudah siap untuk berkompetensi dengan kontraktor luar daerah. H. Djasmo mengaku, kalau kontraktor lokal belum siap, sudah barang tentu mereka tidak mendapat jatah proyek pembangunan, karena kontraktor luar daerah juga mempunyai hak mendapatkan jatah proyek pembangunan. Namun demikian, pemerintah derah berharap, meski pembagian proyek itu dilakukan melalui pelelangan umum akan dimenangkan oleh kontraktor lokal. H. Djasmo menerangkan, pembagian proyek itu berdasarkan ketentuan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 8 tahun 2006 untuk proyek yang nilainya Rp. 50 juta kebawah melalai penunjukan, sementara nilai proyek yang Rp. 100 juta keatas harus melalui pelelangan umum, akan tetapi kalau mengacu pada Kepres Nomor 80 tahun 2005 nilai proyek dibawah Rp. 50 juta melalui penunjukan dan proyek Rp. 50 juta sampai Rp. 100 juta dengan pola pemilihan tertutup dan Rp. 100 juta keatas dengan pelelangan umum. H. Djasmo menambahkan, untuk mempublikasikan pelelangan umum tersebut pemerintah daerah akan menggunakan media yang mempunyai jangkuan luas. Lebih lanjut H. Djasmo mengingatkan kepada para kontraktor hendaknya sejak dini sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin, agar kontraktor lokal mampu bersaing dengan kontraktor luar. ( Yasik, Esha )