News Room, Senin (19/03) Warga Desa Lombang, Kecamatan Batang-batang, Senin (19/3) pagi, geger. Mu’awiyah (55), warga setempat, ditemukan tewas berlumuran darah didalam rumahnya, dengan luka menganga dibagian kepala dan tangan. Kapolres Sumenep, AKBP Dirin menjelaskan, kematian korban mengejutkan keluarganya, namun polisi merasa kesulitan mengungkap sang pelaku karena tidak ada tindakan kooperatif dari keluarga korban. Sehingga pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan akibat tewasnya korban tersebut. “Jangankan otopsi, visum luar saja keluarga korban tidak memperkenankan, sehingga anggota kami lengkap dengan dokter polisi hanya bisa melakukan olah ditempat kejadian perkara (TKP),”kata Dirin, di Polres Sumenep, Senin (19/03). Namun, kata Kapolres, jika melihat luka ditubuh korban, yang bersangkutan tewas dikarenakan terkena benda tajam. “Kalau mengacu pada luka dikepala dan tangan, korban diduga kuat meninggal karena dibunuh,”terangnya. Kapolres mengungkapkan, untuk memudahkan proses penyidikan polisi sudah memeriksa 3 orang saksi, yang seluruhnya merupakan keluarga korban. “Hasil pemeriksaan sementara, keluarga mengaku korban tidak mengetahui siapa pelaku maupun ciri-cirinya. Sebab, korban sudah ditemukan tewas berlumuran darah. Diperkirakan pelaku masuk melalui kaca rumah, dan langsung menghabisi korban,”ungkapnya. Barang bukti yang diamankan polisi dilapangan hanya baju milik korban. ( Nita, Esha )